Chapter 3

4.2K 317 9

-Author POV-
"Jangmi-ah, apa aku boleh bertanya sesuatu?" ucap Hyejin. "tentu. tanyakan saja.." Jangmi tersenyum ramah. "eum... tadi pagi aku melihat ada pembully-an disini--" sebelum Hyejin melanjutkan kata katanya, Jangmi sudah lebih dulu memotongnya. "pasti EXO lagi" ucap Jangmi. "MWO?! EXO?" Hyejin yang penasaran pada ucapan Jangmi menghentikan langkahnya dan menatap Jangmi. "ne.. EXO itu adalah Geng di kampus ini. Mereka adalah kumpulan namja namja kaya, tampan, dan populer. Mereka banyak sekali digandrungi oleh gadis gadis dikampus ini" ucap Jangmi. "ah.. jadi begitu. Apa mereka juga suka membully orang?" ucap Hyejin penasaran. "ne! mereka setiap hari mencari sasaran salah satu mahasiswa untuk di bully, aku harap kau tak punya masalah dengan mereka. Asal kau tau saja, mereka membully orang itu tak pandang bulu hyejin-ah.." ucap Jangmi. "eum.. apakah sekolah ini mengetahui kalau ada geng seperti itu?" ucap Hyejin. "hahaaa.. asal kau tau saja hyejin. salah satu dari mereka adalah anak pemilik saham terbesar di kampus ini" ucap Jangmi. "hah??" ucap Hyejin terkejut mendengar penuturan Jangmi. "iyaa.. makanya mereka bisa melakukan apapun sesuka hatinya. Sebaiknya, hati hati dengan mereka ya?" ucap Jangmi tersenyum. "ah.. ne gumawo jangmi-ah telah memberitahu info ini. kalau begitu aku masuk kelas dulu ya? ah.. dan gumawo juga telah mengantarkanku" ucap Hyejin tersenyum ramah lalu pergi meninggalkan Jangmi.

-Hyejin POV-

Ah.. syukurlah aku senang sekali, ternyata teman teman sekelasku sangat menerima baik keberadaanku. Saat ini kelas sudah selesai, dan aku ingin bergegas pulang. Badanku sudah ingin sekali direbahkan di kasur yang empuk. Saat aku sedang berjalan dikoridor kampus tiba tiba ...
"hey hyoja tengil! senang bertemu denganmu lagi" ucap seorang namja dibelakangku, aku langsung berbalik dan betapa terkejutnya aku ketika melihat namja itu lagi, dia namja bermuka dingin itu. "terkejut melihatku?" ucapnya lagi, dia tersenyum miring sambil menatapku tajam dan berjalan kearahku. "mau apa kau?" ucapku lantang. "hahaa.. tentunya berurusan denganmu" ucapnya menatap tajam kearahku, dan aku hanya menatapnya sengit. "apa.. kau sudah tau siapa aku? Park Hyejin?" ucap namja itu mendekatkan wajahnya ke wajahku, dan aku langsung mundur beberapa langkah. "d-dari mana kau tau namaku?" ucapku, SHIT! kenapa aku jadi gugup begini. "hah?! darimana aku tau namamu? itu bahkan hal yang sangat mudah untukku ketahui, karena aku Oh Sehun. Anak dari pemegang saham terbesar di kampus ini" ucapnya dengan nada yang mengejek. Apa?! jadi dia...

*FLASHBACK*

"eum.. apakah sekolah ini mengetahui kalau ada geng seperti itu?" ucapku. "hahaaa.. asal kau tau saja hyejin. salah satu dari mereka adalah anak pemilik saham terbesar di kampus ini" ucap Jangmi. "hah??" aku terkejut mendengar penuturan Jangmi. "iyaa.. makanya mereka bisa melakukan apapun sesuka hatinya. Sebaiknya, hati hati dengan mereka ya?" ucap Jangmi.

*FLASHBACK END*

Jadi, dia yang dimaksud Jangmi tadi. "hey! hyoja tengil! apa kau mendengarku huh!!" ucap sehun sedikit berteriak padaku. "a-apa? kau bilang apa?" ucapku gugup, sungguh wajahnya terlalu dekat didepan mukaku dan aku sangat kaget mendengar teriakannya tadi. "jinjja!! kau benar benar cari masalah denganku ya!" ucap sehun frustasi. "maaf. tapi aku tak pernah cari masalah denganmu, aku hanya membenarkan yang salah" ucapku angkuh. "mwo??? cih! kau-- sok suci sekali huh?!" ucapnya mengejek. "jika kau tidak ada perlu lagi denganku, bisakah kau minggir? aku ingin pulang!" ucapku hendak melangkah pergi, tapi tanganku ditarik oleh sehun. "kau!!--- tunggu saja apa yang akan kuperbuat padamu! karena kau sudah berurusan denganku" ucapnya. Lalu berlalu meninggalkanku. Aku hanya mematung memperhatikam punggungnya yang mulai menjauh. "aishh! baru saja aku dapat kesenangan disini? sekarang sudah ada masalah lagi!" ucapku menghentak hentakan kaki dan berjalan pergi menyusuri koridor kampus.

-Sehun POV-

Hyoja itu benar benar merusak reputasiku, berani beraninya dia melawanku di hadapan orang banyak, tanpa rasa takut sedikitpun! itu benar benar membuatku terlihat lemah dihadapan wanita. Baiklah! dia akan masuk kedalam urusanku. Aku mengambil ponselku yang ada di saku celana dan mencari kontak seseorang..

"Hallo?" --- sehun
"Ah.. ya sehun-ah?" --- 'someone'
"hyung.. aku ingin kau membantuku? bisakah kau menyelidiki informasi tentang seseorang?" --- sehun
"Tentu saja hun, itu sudah pekerjaanku. Jadi.. kau mau aku mencari informasi siapa?" --- 'someone'
"nanti ku kirim fotonya hyung.. pokoknya, aku mau informasi pribadi tentang dia mendetail dan juga keluarganya" --- sehun
"siap hun. kau tenang saja, kau taukan siapa aku?" --- 'someone'
"iya hyung. aku percaya padamu. Gumawo hyung. Bye~" --- sehun

-Author POV-

Sehun mengahiri sambungan telfon itu, dan tersenyum penuh arti. "Aku akan mencari 'kartu As'mu Park Hyerin---sehun dalam hati".

♡♡♡

Annyeong! maaf ya.. beneran ini cerita abal abal banget! >_<
Aku mau ngucapin terimakasih buat kalian yang udah mau Baca, Vote, dan Coment di FF ini. Sekali lagi terimakasih yaa semuanya
Jangan lupa tinggalkan jejak! Terimakasih sudah membaca~

사랑해 ..Baca cerita ini secara GRATIS!