si jurnalis, interes pasang netra kagumi
sarira dwi samudera ranggawuni. sirah basah kuyup, siram pemuda dengan balutan kemeja putih tulang, tidak apa kena hujan asalkan bukuku jangan. bagai romeo dan juliet samudera rela mati jika buku jurnal miliknya usang bahkan kena tetesan tirta, berlebihan memang.
alun-alun kota padat insan datangi pameran seni.
mengusap surai legam, keringkan perantara lengan. hujan ganggu hari,
kalau ingin tumpahkan tangis tolong ketika sendiri.
"samudera, bawa kendaraan?"
"iya bawa, ada apa?"
"hanya kamu yang membawa kendaraan, tolong jemput pelukisnya, bisa? lokasi rumahnya akan saya kirim ke kamu."
YOU ARE READING
Impresi
Short Storypresensimu beri rekognisi lampau mengenai peristiwa atas kita parak menyesap rampung euforia. tahun 2022 oleh mellifluens.
