Dua Puluh : Ada apa?

Mulai dari awal

"Hufft, bye"

....

Keyla POV

Aku membaringkan tubuhku di kasur, aku berusaha mengingat kejadian tadi. Sebenernya tadi itu hampir aja Keyla sama Justin berpelukan.

"Key, tadi mamah liat ada anak cowok yang nganter kamu pulang ya, mirip temen tk kamu loh." Mamaku tiba tiba saja masuk ke kamarku tanpa mengetuk dan hal itu membuat aku kaget.

"Ha? Justin? Temen tk aku? aku ga inget sama sekali malah mah"

"Justin?" Mamaku menghela nafasnya sejenak, "Sayang, sebenernya kamu waktu dulu sempet lupa ingatan, dan ingatan itu gaakan pernah kembali mau seberapa besar perjuangan kamu untuk mengembalikan ingatan itu tetap saja hasilnya nihil, dan Justin temen tk akrab kamu waktu itu"

Yaampun gais gue ga nyangka mamah gue korban sinetron rupanya:')

"Mah, nonton sinetron apa? kok sampe kayak gini?" aku menggigit bibirku bagian bawah.

"Mamah ga bercanda ya Key, mamah serius." Mamahku memegang tanganku dengan erat.

Aku mulai terdiam.

"Kalau gitu, kenapa aku bisa lupa ingatan mah?"

"Dulu, kamu sempat tertabrak mini bus waktu mau nyebrang"

Aku kaget, aku ga percaya ternyata aku dulu pernah tabrakan.

Aku yakin saat aku tertabrak itu adalah kenangan suram yang kumiliki.

Mamahku pergi ke laci meja belajarku, iaa memberikanku sebuah foto.

Di foto itu terdapat dua anak kecil. anak perempuan dengan ikat dua sedang memegang balon dan anak laki laki yang lebih pendek dari anak perempuan tadi, mengenakan topi.

"Ini---- siapa mah?" aku menunjuk anak perempuan itu.

"Kamu."

"dan ini?" aku menunjuk foto anak laki laki.

"Coba deh cek belakang fotonya"

Aku membalikan fotonya dan terdapat nomor telepon mang cuankie gais! bohong kok bohong, terdapat sebuah nama 'Keyla Quentya Howlis dan Justin Streambeld, BEST PREN POLEPEL'

DEG.

Aku memang sama sekali tak mengingat apa saja kejadian di waktu aku kecil.

"Dulu kamu sama Justin itu kemana mana suka bareng, nempel terus, apa lagi kan mama Justin sama mamah temen akrab." Mamahku membelai rambutku

Lalu, apakah Justin juga mengingat aku? Tapi, kalau dia ingat aku mungkin dari awal dia udah sadar.

"Tapi mah, kok mamah tumben jam segini udah sampe rumah?" Tanyaku heran.

"Gatau, dari kantornya"

....

Keyla sampai di sekolah, di kelas tepatnya.

Seisi kelas menatap ke arah Keyla dengan tatapan ih-itu-cewek kan-yang-kemarin-jatoh-ke-kolam

"Apa lo pada liat liat gue?" For the first time Keyla ngebentak anak sekelas padahal baru hari ke dua dia masuk sekolah

Sebagian murid ada yang langsung berhenti menatapnya, kecuali satu orang.

Kecuali, anak perempuan dengan rambut sebahu berponi pinggir, cute abis pokoknya.

Anak perempuan itu berdiri di hadapan Keyla, lalu, "Gilaa, gue suka gaya lo!" anak perepuan tadi menepuk pundak Keyla cukup keras.

Keyla hanya menatap datar, dan yang di tatap malah cengengesan ga jelas.

"Kenalin gue Jeanny, panggil gue sesuka lo aja, bagi gue ga masalah kok" Jeanny pergi meninggalkan Keyla

"Dia Jeanny yang nge hitz di ask.fm itu kan? yang kalo suruh pap, pasti nge pap sang bias" batin Keyla

Keyla melirik kursi depan pojok dekat pintu.

"Dia belum datang?" Gumam Keyla.

Keyla menaruh tasnya.

Bel masuk berbunyi, dan dia tak kunjung datang.

Pelajaran pertama pun berlangsung dengan amat sangat membosankan.

Pelajaran ke dua, ke tiga, ke empat, ke lima, dan ke enam pun berlangsung cukup membosankan.

Dannn tibalah bel yang tunggu tunggu...... Bel pulang.

Sebelum keluar kelas, Keyla menyentuh bangku Fikri terlebih dahulu. mengamati bangku yang kosong hari itu.

"Dia sakit, dari kelas 10 dia suka ga sekolah karna sakit. Gue gatau alesannya apa, tapi aneh meski dia suka ga sekolah nilai nilai ulangannya.. bagus bagus ranking 3 besar terus"

Keyla menengok dari mana asal suara itu.

Jeanny.

"Eh Jean,"

"Sebenernya.. gue tau sesuatu sih"

"Tentang?"

"Fikri"

"Cerita" Keyla memegang kedua bahu Jean.

"Okay, Okay, mata lo gausah seserem itu dong. santai, santai" Jean mengajak Keyla untuk duduk.

"Pertama, kenalin, Gue Jeanny"

"Ya gue udah tau kali nama lo"

"Gue, temen curhatnya Fikri semasa kelas 10, otomatis gue juga tau lo. Fikri tuh sebenernya punya penyakit-"

"Penyakit apa?" Keyla panik.

"Tapi lo janji dulu ke gue, lo ga bakal ngebocorin rahasia ini. gue mohon banget. dan jangan sampe Fikri tau kalo ko udah tau"

"Iya Iya" Keyla panik, sangat panik"

"Kanker, kanker lambung" Bisik Jeanny.

=============

a.n.

HAI! Sebenernya gue sempet bingung Fikri harus sakit apa, duh pokoknya gue bingung dulu dah mau nentuin Fikri sakit apa.

Maaf kalo gaje yaa, bantu Vommentsnya yaa, makasih✌

Stalker✨Baca cerita ini secara GRATIS!