*Psst* Notice anything different? 👀 Find out more about Wattpad's new look!

Learn More

Keyla mengikuti arah Justin, karna pada kenyataannya tangan Keyla di genggam oleh Justin.

"Kemana?"

"Gausah banyak tanya. ikut gue aja"

Perasaan Keyla cuman nanya 'kemana?' tapi di sebut banyak tanya? heu sudahlah.

Sampailah mereka di 'Begal Shop'.

"Yaampun" Keyla menghela nafasnya lalu melepaskan genggaman,"Jadi, lo sekarang komplotan begal? Gue ga habis pikir sama lo,"Keyla menggeleng gelengkan kepalanya.

Justin hanya menepuk jidatnya,"Key, se badboynya gue, gue ga bakalan lah masuk komplotan begal atau komunitas atau semacamnya."

"Jadi, sekarang lo jadi badboy?" Keyla kembali menggeleng gelengkan kepalanya.

"Capek gue ngomong sama lu, udah masuk" Justin menarik tangan Keyla.

"Kok baju-bajunya lucu sih? sejak kapan ada begal shop?"

"Iya emang. setahun yang lalu. Begal tuh Benny Gallwey, diambil dari nama pemiliknya." Ucap Justin sambil memilihkan baju yang bagus buat Keyla.

"Benny Gallwey siapa sih?"

Justin menatap Keyla datar,"Heeuu lu kudet banget sih, dia kan designer terkenal."

"Ohh" Keyla hanya ber-oh ria.

Tak lama kemudian,

"Nah, Key, nih cobain" Justin memberikan sebuah baju bermodel bunga bunga berwarna ungu dan biru dengan bacaan 'Stay With Me' kepada Keyla.

Keyla segera mencobanya.

Teng Neng

"Kau bidadari jatuh dari Surga di hadapanku, eeaaa"

"Jus, kok ngelamun?" Tanya Keyla

Lamunan Justin buyar, "Bagus kok, itu aja ya"

"Justin gue ga bawa duit banyak"

"Ah udah gue yang beli, dan nih coba ini" Justin memberikan celana panjang berwarna hitam.

Keyla pun mencoba

"Udah nih, cocok ya?" Kata Keyla setelah berganti baju dengan pakaian dan celana yang Justin pilih.

"Sip, hayoklah bayar"

"Mahal Jus, gaenak gue, semua jadi 459.00, mahal, udah ya gausah"

"Yang mau ngebeliin siapa? gue kan. Serah gue jadinya. Dari pada lo tetep pake baju yang basah nanti lo masuk angin terus lo sakit kalo lo sakit nanti lo mati gimana?" Justin berbicara cukup panjang

"Yaudah deh nyet makasih yaa"

"Sama sama say,

saython"

Mereka pun beres berbelanja.

Justin mengantarkan Keyla sampai rumah, di jalan mereka membicarakan kenangan masa lalu tepatnya mengingat ngingat kejailan yang pernah Justin berikan pada Keyla, di sela sela mengingat kejadian tersebut Keyla maupun Justin tertawa kecil.

"Udah sampe nih, makasih nyet" Keyla memutarkan badannya ke arah gerbang rumahnya.

Tapi, Justin memutarkan kembali badan Keyla sehingga mata Keyla dengan dagu Justin bertemu.

"Yaampun nyett!! lu tau ga sih gue kangen banget sama lo! Yang lain juga kangen tau ga. Lo sih pake semua sosmed ga aktif segala"

Keyla terdiam.

"Lu ga kangen?"

"Gue kangen kok. Lain kali kalo kita kumpul gue ceritain deh. Bye" Keyla memutarkan kembali badannya ke arah gerbang rumah, lalu berjalan ke arah rumahnya.

Stalker✨Baca cerita ini secara GRATIS!