Chap 17 : Perasaan

170 31 29
                                    

Heiyooo...

Long time no see...

Lama tidak berjumpa, muahahahaha

Ane lagi sibuk bikin book baru, jadi yang mau mampir baca silahkan!

Oke langsung ae lah kuy, Enjoy ma pren!!!

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

~Sebelumnya~

"Aku akhirnya bisa bertemu denganmu lagi setelah 3 tahun, adik kecilku" (Stella)

Setelah mengatakan itu, Stella menangis sembari memeluk adik tersayangnya untuk melepas rindu karena tidak bertemu selama 3 tahun. Tanpa adanya dirinya selama 3 tahun membuat suasana keluarga menjadi sedikit sepi. Tanpa adanya kejahilan, tawa, dan sifat uniknya serta kata-kata khas miliknya, membuatnya seperti kehilangan sebuah semangat dan kebahagiaan.

Namun sekarang dia sudah disini, dipelukannya, rasa rindu dan kesedihan serta seluruh emosi negatifnya menghilang melalui tangisannya dan pelukan hangat adiknya.

Reku tahu betapa kakak perempuannya merindukannya, dan karena tak ingin mengganggu kakaknya yang sedang melepas rindunya, Reku hanya tersenyum dan semakin mengeratkan pelukannya.

Momen ini membuat semua orang disana ikut tersenyum bahagia termasuk Kazura, Zhion, dan Hinako.

~Sekarang~

Setelah 5 menit berpelukan, kakak beradik tersebut melepaskan pelukannya dan Stella sudah tenang serta Reku yang tersenyum kecil bisa melihat kakak perempuannya lagi.

"Dengan ini keluarga lengkap kita telah berkumpul yah?" (Stella)

"Yah seperti itulah, mungkin kurang kakek dan nenek agar benar-benar lengkap... Tapi sayangnya tidak bisa" (Zhion)

"Ternyata Kak Stella makin dewasa semakin cantik, tak kusangka 3 tahun aku pergi... Perubahannya sangat jauh dari yang dulu" (Reku)

*Blush*

"E-Eh, apa maksudmu? Apa aku dulu tidak cantik?" (Stella)

"Yep, dulu kakak tidak cantik... Tapi imut" (Reku)

"Ya ya, terserahlah, *Bergumam* zasshu!" (Stella)

Stella menggumamkan kata terakhirnya dengan nada yang sangat pelan agar tak terdengar oleh Reku tapi sayangnya indra pendengaran Reku sudah ditingkatkan jadi dia mendengar kata terakhir yang diucapkan oleh kakaknya itu. Meskipun begitu dia pura-pura tidak mendengar kata terakhir yang diucapkan kakaknya.

"Apa kakak mengatakan sesuatu?" (Reku)

[Dia bilang za-] (Celine)

'Jangan dilanjutkan, aku sudah tahu!!' (Reku)

[Oh...] (Celine)

Reku lalu menatap kearah Hinako dan Kazura.

"Yo, lama tak jumpa Kazura... Hinako" (Reku)

"Lama tak jumpa juga Reku-san" (Hinako)

"Umh" (Kazura)

"Masih irit bicara ya Kazura?" (Reku)

"Umh" (Kazura)

"Jadi... Kalian datang berkunjung kesini, apa ada hal yang ingin di beritahu?" (Reku)

"Ya, itu benar. Aku dan kakak ingin mengantar Stella-nee-sama pulang sekaligus untuk memberi tahukan hari pernikahan mereka" (Hinako)

Adventure in Another WorldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang