First

123K 769 171

Kenya POV

Seks School? Itu julukan sekolah baru gue. Sebenarnya, gue lebih milih putus sekolah dari pada sekolah di tempat sialan itu. Gue gila. Gila. Tapi, ini kenyataan yang harus gue terima. Mau gak mau.

"Ken, besok kamu harus mulai sekolah. Mengerti?"kata Ayah membentak. Ia menatapku tajam dan kembali meminum kopinya.
"Tapi, ayah. Kenapa Kenya harus sekolah di sekolah seks itu. Itu sama sekali gak berguna, Yah. Disana gak ada pelajaran!!"balasku dengan nada yang tak kalah tingginya dari Ayah.
"Kenya, kau tidak tau masalah keuangan keluarga kita. Kau harus menurutinya Nak!"kata Ibu lagi kepadaku, kemudian mengelus rambut hitamku. Oke sekarang Aku, menyerah. Aku memang paling tidak tahan melihat orang tuaku memohon sepert itu aku tak tega. Aku pasrah.

****
Memasuki sekolah, terasa sudah seperti neraka. Bau alkohol yang menusuk hidungku, rorok, dan apalah itu. "Hati-hati kamu Ken, kau harus cepat beradaptasi dengan keadaan sekolahmu"kata Ayah kepadaku yang mengantarku. Rasanya, sekarang aku ingin teriak di depan wajahnya.
" Iya!"balasku memutar bola mataku kemudian masuk didalam sekolah ini.

Saat memasuki lorongnya saja, mata murid-murid disini melihat kearahku. Sial. Aku ingin pulang sekarang, Kenya' gadis batinku ini jungkir balik meminta pulang. Ah, sudahlah. Aku ingin cepat-cepat menyelesaikan hari ini.

Saat aku mencari-cari kelasku. Dilorong kelas utama aku melihat, Astaga, tuhan congkel mataku sekarang. Sumpah aku ingin buta sekarang KENYA' gadis itu memohon lagi. Jujur, aku setuju dengan permohonan gadis batinku itu. Bayangkan, aku salah masuk kelas. Ini kelas tahun ketiga, dan aktivitas mereka terhenti setelah melihatku. Tamatlah kau Kenya, kenapa kau begitu bodoh!' gadis bodoh itu malah mengataiku bodoh. Oke aku memang bodoh untuk sekarang. Bayangkan, siapa yang tidak marah kalau ada seorang anak perempuan menanggu aktivitas seks mereka. Pasti hal itu akan membuat mereka sangat terganggu. "Maaf, aku salah ruangan"kataku menunduk dan cepat-cepat menutup kembali pintu. Dimana sih kelas sialan itu'aku bertanya-tanya kesal pada diriku sendiri.

****
Akhirnya aku menemukan kelas sialan itu. Sungguh perjuangan untuk menemukannya. Saat aku masuk ke kelas, tunggu KISS AND SEKS? What?! Ini kelasku. Yang benar saja!! Aku pun masuk dan aku melihat gurunya pun juga merokok? Sekolah ini benar-benar gila. "Hey, nak kau adalah anak baru disini kan? Namamu Kenya Esterd kan?"tanya guru perempuan itu tiba-tiba kepadaku, membuatku sedikit kaget. "Yea-a-ah"jawabku gugup, kenapa aku mesti gugup sih!. "Kalau begitu, anak-anak ini kita kedatangan murid baru namanya Kenya Esterd. Dan kau Kenya, emhh. Kau bisa duduk di kelompok lima"kata guru itu lagi menyuruhku yang tengah menghisap rokoknya. Guru yang aneh.
Akupun pergi ke kelompok lima, kelas ini cukup lumayanlah dari pada yang tadi. Untung disini pakaian siswinya saja yang sedikit terbuka. Kulihat mereka memakai hot pans dan memakai baju yang memperlihatkan pusar mereka. Aku? Aku memakai rok panjang dan sweater. Sungguh bodoh, harusnya tadi aku memakai pakaian yang terbuka. Aku lupa kalau aku akan sekolah di sekolah SEKS.

Aku duduk ditengah diantara wanita-wanita jalang ini. Kalau disebelah kiriku, kelihatannya dia tidak menyukai kehadiranku. Dan juga diantara siswi di kelas ini, hanya dia yang menggunakan bikini. Tapi, harus kalian tau payudara mereka semua sudah seperti Ibu-ibu. Kalian bisa membayangkannya kan?

"Hey, aku Isabelle. Senang bertemu denganmu"ucap anak sebelah kananku tiba-tiba sehingga membuatku menengok kepadanya.

"Aku Kenya"jawabku masih agak sedikit takut.
"Kenya, kau tidak perlu takut. Lama-lama kau akan terbiasa dengan sekolah ini. Awalnya, aku juga sama sepertimu. Gadis pecundang yang tak tau tentang masalah dewasa. Kusarankan besok kau pakailah pakaina yang terbuka"Sialan. Wanita ini membuatku tersinggung saat dia bilang 'Wanita Pecundang'. Tapi, dia sedikit memberiku arahan.

"Isabelle, siapa nama yang didekatku ini. Dan bisakah kau memberi tauku nama-nama murid yang berada dikelompokku ini"pintaku kepada Isabelle. Kulihat dia mengeluarkan batang rokok dan mulai menghisapnya. Wanita disini semuanya PELACUR, terkecuali aku. Mungkin lama-kelamaan aku juga akan sama seperti mereka. Ah, tidak mungkin. Mungkin juga.

"Disebelah kirimu itu namanya, Angel. Dia yang paling hebat tentang seks disini. Dan didepannya ada Aina, dia tomboy tapi seksi. Dan disebelahnya ada Harry, dia pacar Angel. Asal kau tau dia sangat hebat jika tentang ciuman. Kau tau, dia sudah merasakan semua bibir seluruh wanita di sekolah ini, termasuk juga guru disini. Tapi, menurutnya belum ada yang menghanyut kan nya. dia juga yang paling tampan di kelas ini. Tidak, di sekolah ini. Dan disebelahnya adalah Pacarku, namanya Liam."kata Isabelle dengan nada serius memperkenalkan ku kepada teman kelompokku.

"Anak-anak, lakukan sesukamu. Ibu ada tawaran seks kali ini. Aku harus pergi."kata guru itu tiba-tiba berlari keluar kelas. Setelah miss itu keluar,  kalian tau? Semua orang yang berada kelas ini mulai melakukan hal yang terbilang ekstrim. Tidak! Sangat ekstrim.

Ada yang mengeluarkan alat narkoba, rokok, wine, ada juga yang memakai kondom, dan lainnya semuanya bercumbu.
"Isabelle, berhenti mengisap rokok itu. Kau harus menjelaskan semua karakter murid-murid di kelas ini"ajakku kepada Isabelle. Dia pun mengangguk dan mengajakku keluar. Jujur, aku mengajak Isbelle keluar hanya untuk mencuci mataku dengan pemandangan berbeda, tapi sama saja. Aku juga agak sedikit risih ketika Harry yang sedari tadi menatapku dengan tatapan'Aku mau dirimu'. Yang benar saja, siapa juga yang tidak akan meleleh denganku. Cantik, bibirku seksi, pandai dalam hal ciuman, dan seksi. Hal ciuman? Oh, aku lupa memberi tau kalian kalo aku suka ciuman. Walaupun tak pernah dicium, tapi aku tau caranya.

"Kenya, sekarang kau pakai bajuku. Aneh melihatmu berpakaian tertutup disekolah seks seperti  ini"suruh Isabelle, dia memberiku baju yang sama dengan siswi lainnya. Dan juga celana pendek sepaha. Oke, sekarang aku akan mencoba untuk menjadi LIAR.

******

"Kau harus tau ini saja, Harry itu sangat tampan. Dan jika dia menciummu, aku yakin kau akan tenggelam dalam ciumannya. Tapi, yang aku tau dia tak pernah mencium 2 kali wanita ciumannya tidak menggairahkan. Ia pernah bilang kalau ia akan menjadikan pacar untuk wanita yang ciumannya hot. Tapi, sampai sekarang belum ada yang seperti itu."
Kata Isabelle menjelaskan secara detail sosok Harry tersebut.
Aku hanya mengangguk mengerti.

"Kau pasti akan segera dicium olehnya, karena kau belum pernah dicium mengingat kau adalah anak baru"

What?! Yang  benar saja.

"Mana mungkin, ayo kita kembali ke kelas saja"ajakku kepada teman wanitaku yang jalang ini.

KELAS

"Hey, anak baru!! Kau cantik memakai baju seperti itu dibandingkan yang tadi"kata anak laki-laki botak yang tengah menghisap ganja itu.

Akupun menghiraukannya dan segera duduk di tempat dudukku. Kulihat kearah Harry, kenapa di memerhatikan bagian intim ku? Aku yakin dia sedang memperhatikan ituku. Aku tidak berani melihat celanaku. Mungkin resleting nya. Oh tidak!!!!

3 menit kemudian

Dia masih menatap kearah itu. Karena risih, akupun berdiri dan kurasaka  tangan yang besar dari tanganku membawaku ke wc. Harry? Kenapa dia membawaku ke wc? Apa dia mau menciumku? Jangan sampai dia mencuri first kissku, mana sudi aku untuk memberikannya kepada orang seperti dia. Dia menyanderkan ku mentok di tembok membuat wajahku dan wajahnya hanya berjarak 7 cm.

"Hei, kau!! Kenapa kau membawaku ke wc?"tanyaku yang acuh
"Kau tenang, kau tau kau membuatku ingin memilikimu sekarang juga"jawabnya dengan nada santai.

"M-m-maksud k-k-kamu apa?"tanyaku gugup dihadapanya. Gugup lagi. Arghhhhgghh

"Kau tau, itu......

 

BERSAMBUNG.

HAI, INI FANFIC PERTAMA AKU. AKU DAPET CERITA INI DARI SEPUPU, KATANYA DIA PENGEN BANGET SEKOLAHNYA KAYAK GINI. JADI DIA MIKIRIN YANG ANEH-ANEH DEH. DASAR DIA MEMANG OTAK MESUM.

Mudah-mudahan kalian suka dan Vomment yah :)

AdmAya

Crazy SchoolBaca cerita ini secara GRATIS!