BAB 47 : ILANA

20.7K 3.2K 158
                                    

HAI! HAI! HAAAAII!! Para pembacaku yang stock sabarnya paling banyak se-wattpad 
((Semoga stock sabar kalian selalu banyak sampai ending nanti ♥))
Seperti sebelum-sebelumnya, aku minta maap karna updatenya lama :(
Maap yak. Pengennya pas libur lebaran update, tapi otaknya ikut liburan pas lebaran :(
Sebagai permintaan maaf, aku kasih flying kiss dari Kim Worldwide Handsome Seokjin (●'◡'●)ノ♥

 Pengennya pas libur lebaran update, tapi otaknya ikut liburan pas lebaran :(Sebagai permintaan maaf, aku kasih flying kiss dari Kim Worldwide Handsome Seokjin (●'◡'●)ノ♥

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Arsen tidak berencana untuk jatuh tertidur di pundak Nayara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Arsen tidak berencana untuk jatuh tertidur di pundak Nayara. Dia benar-benar tidak merencanakannya. Semuanya terjadi begitu saja. Saat Nayara menyuruhnya diam, dia benar-benar menurutinya dan lama-kelamaan rasa kantuknya datang, lalu dia pun jatuh tertidur. Arsen bukanlah tipe orang yang mudah tertidur, tetapi perpaduan dari pundak Nayara yang nyaman, harum tubuh wanita itu dan suaranya ketika berbicara dengan Oma Rhea, secara ajaib membuatnya cepat mengantuk dan akhirnya jatuh tertidur.

"Nyaman banget yah, Bang, tadi?" tanya Devano yang mulai menggoda Arsen. Dari tadi dia mencoba menahan diri untuk tidak menggoda Arsen, tapi ternyata tidak bisa. Bibirnya tidak sekuat itu. Begitu pun dengan Kaila, dia juga tidak bisa lagi menahan diri untuk tidak menggoda Arsen. Maka, saat dia mendengar Devano mulai menggoda Arsen, dia ikut menimpalinya.

"Bangetlah. Orang sampe ketiduran gitu"

Devano dan Kaila saling melirik satu sama lain, lalu sekuat tenaga menahan diri untuk tidak tertawa terbahak-bahak. Sungguh sangat menyenangkan menggoda Arsen. Di sisi lain, Arsen mengabaikan ucapan kedua adiknya dan tetap fokus pada daging sapi yang sedang dipanggangnya.

Jika ada yang bertanya di mana Nayara, sejak selesai mengobrol dengan Oma Rhea atau lebih tepatnya setelah membangunkan paksa Arsen dari tidurnya dan menuju halaman belakang, Nayara langsung dikuasai oleh Lily sepenuhnya. Apalagi ketika satu per satu tante, om, dan para sepupunya datang, Nayara semakin tidak bisa lepas dari Lily. Arsen takut membuat Nayara tidak nyaman dengan sikap ibunya. Tapi jika dilihat dari ekspresi Nayara yang banyak tersenyum, sepertinya Nayara baik-baik saja.

"Tapi tadi beneran tidur aja kan bang? Gak aneh-aneh?" Devano kembali menggoda Arsen. Dia tidak puas hanya menggoda Arsen satu kali.

Mendengar pertanyaan itu, Arsen langsung memberikan tatapan tajam pada Devano. Sebagai sesama laki-laki, Arsen mengerti ke mana arah pertanyaan Devano. Berbeda dengan Arsen yang langsung mengerti, Kaila tidak mengerti maksud pertanyaan kakak keduanya itu dan balas bertanya, "Aneh-aneh gimana maksudnya?".

Enchanté, Ex!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang