Bagian 18

7.9K 352 137

Althaf102
Dianz_Dy
@niceday

Part ini buat kalian guys, thank U sooooo much....

*****

Ara's POV

Lelapku terusik saat kurasakan sebuah belaian di kening, pipi, dan juga bibirku....
Meski sedikit terganggu namun aku merasa nyaman dengan sentuhan ini... Sangat lembut...

Kucoba untuk sedikit membuka mata namun aku langsung memicing karna sinar matahari yang terpantul dari jendela kaca langsung menerpa seolah menusuk kedalam mataku.
Mengganggu sekali.!!

Tunggu sebentar, Matahari?
Hah..jam berapa ini?

Aku langsung membuka mataku lebar, namun aku malah bingung mendapati diriku berada ditempat yang asing.
Ini dimana?

" Pagi sayang... "

Suara itu....

Aku menoleh dan mendapati kak Vina. Ia tidur dalam posisi miring menghadapku dengan tangan kiri menopang kepalanya. Menatapku sambil tersenyum..

Ah, senyum itu benar-benar membuatku merasa damai. Tatapan matanya teduh, seolah memancarkan aura kebahagiaan.

" Gimana, tidurnya nyenyak? " Lanjutnya dengan tersenyum jahil

" Kenapa kakak bisa ada disini? " Tanyaku heran

" Kau mau menggodaku dengan suara serak khas bangun tidurmu, hmmm? " Tanyanya dengan suara yang seperti berbisik.

Tentu saja aku tak mengerti apa maksudnya...aku hanya mengernyitkan alisku,

" Baiklah sayang, kamu sekarang ada dikamarku. Semalam kita tidur bersama kau ingat? "

Aku tercengang..

Kucoba mengumpulkan daya ingatku yang belum sepenuhnya normal, hal yang selalu terjadi kala aku bangun tidur.

Dan seketika wajahku langsung memanas, ingatanku perlahan kembali normal. Dan langsung menyibak selimut yang menutupi tubuhku...

Syukurlah....masih lengkap pakaianku.

Kak Vina langsung tertawa, aku menoleh kearahnya. Makhluk mempesona itu tertawa dengan begitu jahil dan manisnya

" Kamu kira kita semalem ngapain? Tenang aja, kamu belum terjamah kok. Semalem aku cuma ngelonin kamu.... "

Lagi-lagi wajahku memanas, Aku malu...

Aku ingat semalam setelah adegan ciuman itu kami sama-sama merasa lelah dan akhirnya tertidur dengan saling berdekapan.
Hal yang tak pernah kubayangkan sama sekali...

Mengingat kejadian itu membuatku tersenyum, aku tak menyangka akan secepat ini kami menjalin hubungan. Namun lagi-lagi akal sehatku kembali menyadarkanku,

Aku takut akan hubungan ini..
Aku takut bahwa ternyata aku juga tak normal..

" Kamu mikir apa? " Tanya kak Vina lembut. Lagi-lagi membelai pipiku
Aku hanya diam, tak mampu menjawab.

Hingga akhirnya aku menoleh kearahnya lalu menggeleng dan tersenyum. Aku harus mampu meyakinkan diriku bahwa aku telah menerima hubungan ini.

Kulirik jam didinding, 06.05
Aku pun bangun namun tetap duduk diranjang, kulihat sekeliling ruangan kamar ini..
Bisa-bisanya aku lupa jika semalam aku tidur disini,

" udah siang ternyata. Aku mandi dulu kak.. " Aku langsung beranjak

" Kamu tenang aja sayang, ini akan jadi rahasia kita kalau itu yang membuat hatimu terganjal.. " Ujarnya tiba-tiba.

So Possessive (gxg)Baca cerita ini secara GRATIS!