29 BERCANDA

3.3K 152 8
                                    

Haloo apa kabar baik kan??
AUTHOR UP NIH
SELAMAT MEMBACA YA!😽

#4Bulan kemudian

"ayaa..." Teriak anak kecil sambil menaiki tangga

" ayaa..!!"

Mendegar teriakan sang putri Artha pun langsung membuka selimut yang menutupi kepalanya

" aya banun.." anak kecil tersebut menggoyangkan kaki Artha dengan lembut

" Iya ayah bangun " Artha mengendong anak kecil tersebut dan mendudukkannya di atas pangkuan Artha

" aya..bubu mau aya banun telus mandi " ucap anak kecil yang masih sedikit berbelit

" Bubu di mana?"

" Bubu di dapul ladi macak "

" HAHAHAHA masak apa bubunya?" Tanya Artha yang langsung membuat anak kecil tersebut langsung melihatnya

" VIAA!! ARTHA!! "

" huh itu bubunya " Via menunjuk pintu sambil melihat kearah Artha

" Iya ada bubu ayyo kita sembunyi " Artha memeluk Via lalu menarik selimut agar mereka tertutup

" Via... " Caca membuka pintu dan mendapati Artha dan Via bersembunyi di balik selimut

" Ini pasti Artha yang punya ide "

" Bubu..." Via membuka selimut lalu menatap Caca yang juga menatapnya

" Ibu syang bukan bubu " Caca menarik selimut dan langsung di peluk oleh Artha

" Ayaa ini bubu Via!! " Teriak Via sambil memukul lengan Artha

" Yang..." Artha menatap Caca yang masih sibuk membereskan ranjang

" Mandi Ar aku udah masak buat kmu "

" Kasar banget sih ngomongnya " Artha memasang wajah cemberut di hadapan Via

" Kacian blee " Via langsung menuruni ranjang dan mendekati Caca

" Buu Via mau bantu' " Via menatap Caca yang masih sibuk dengan membereskan bantal'

" Oh anak ibu mau bantu juga ya, yaudah Via bawa ini ya nanti masukin ke mesin cuci " Caca memberikan sarung bantal dan guling pada Via dan langsung dituruti oleh Via, ia langsung berlari keluar kamar dengan cepat

" Itu anak aku ya? Pintar banget kek ibunya " Artha melihat ke arah Caca yang menatap Via berjalan keluar kamar

" Yang.."

" Apa sayang " Caca mendekati Artha yang masih duduk di atas ranjang

" Cium!" Caca langsung mencium pipi Artha dengan cepat

" Kok di pipi??" Artha menatap Caca

" Kmu belum gosok gigi terus juga iler kamu di mana' ngga malu sama Via?" Ucap Caca lantang yang langsung membuat Artha bergerak untuk berjalan ke arah kamar mandi

" Syang kmu bohong!!" Teriak Artha dari dalam kamar mandi

" HAHAHAH "

~~~

Caca menarik kursi dan langsung duduk bersama Via di meja makan, Via anak yang pintar pun langsung menaiki kursinya sendiri den langsung memegang piring makannya di hadapan Caca

" Bubu..Via mau mamam ayan ya?" Via menunjuk piring yang di mana piring yang berisi ayam panggang dan membuat Caca langsung tersenyum manis kepada Via

" Boleh sayang ini ibu ambilin ya " Caca mengambil sepotong ayam dan beberapa lauk lainya

" Ayaa belum tulun ya?" Via menatap tangga yang di mana tidak ada Artha yang kunjung turun

" Ayah lgi mandi sayang kita tunggu aja ya mungkin bentar lgi ayah kesini " Caca mengelus Surai Via dengan lembut sambil tersenyum manis

" Wahh Via mamam lauk apa?" Artha menghampiri meja makan yang sudah di tunggu oleh Caca dan Via

" Ayaa Liat ini Via mamam ayan becal " Via menunjuk ayam yang di atas piringnya

" Wahh ayah mau juga dong,sayang aku juga mau ayamnya " Artha menatap Caca yang sedikit tersenyum

Setelah meletakkan ayam di atas piring Artha kini Artha mengambil lauk lainya dan di tambahi nasi di atas pringnya

" Masakan ibu enak ngga?" Caca menatap ke arah Via yang masih mengunyah makanannya

" Enak dong " Ucap Via kuat sambil memberi jempolnya kehadapan Caca, Artha dan Caca yang melihat reaksi anaknya langsung tertawa kecil melihat betapa gemasnya Via saat makan

***
" Sayang..." Artha mendaratkan kepalanya di atas paha Caca

" Knp nih?mau manja ya?" Tanya Caca sambil menatap Artha

" Iya pengen manja dari tadi Via manja sama kmu Mulu " ucap Artha yang langsung di peluk oleh Caca

" Cemburu sama anak? Nanti klo nambah anak gimana?" Kekeh Caca

" Ya klo kamu mau nanti kita nambah " Artha menatap Caca yang masih ketawa kecil

" Klo buatnya aja seneng pas udah jadi anak ngga mau urus.. huuu " Caca mencubit hidung Artha

" Ya itu kan emg tugas suami " ucap Artha mengelak

Caca mencubit pinggang Artha dan terdengar lah teriak kesakitan Artha

" Maaf sayang ku "

" Oh iya sayang besok kita jalan' mau? Sekalian healing buat kmu sama Via " Artha mengelus kepala Caca dengan lembut

" Boleh juga tuh ternyata kmu perhatian juga ihh baru tau aku "

" Baru tau ya?"

" HAHAHAHAH " Caca dan Artha tertawa bersama lalu Caca membungkam mulut Artha

" Knp?"

" Syutt diam nanti via bangun "

HALOOO JANGAN LUPA VOTE AND KOMEN !!💘🤩

ARTHA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang