45. PENAGIHAN

73K 5.6K 1.1K
                                    

45. Penagihan.

Gak ada kata², gue perlu kata². Apapun jadi deh

Typo? Komenin aja

Kalo komennya gak rame, gak bakal gue update ya. Nunggu komen rame dulu, baru gue update. Ngelunjak dikit🌚

Lanjutttt

...

Kebanyakan orang menyebut SMA adalah masa terindah. Ya, kebanyakan mereka berfikir, disaat SMA kalian merasa bebas untuk melakukan suatu hal terlebih hal yang bisa dilakukan oleh orang dewasa. Tidak semuanya, bahkan masih ada seseorang yang terjebak di masa suramnya.

Saat ini, tepatnya setelah menyelesaikan Ujian Akhir Sekolah tentunya para siswa dan siswi merasa amat lega sekaligus tegang untuk menunggu hasil dari apa yang mereka perjuangi semasa tiga tahun akhir-akhir belakangan.

"Yakin bisa LDR sama Rima?" tanya Kenzo.

Sungguh, dua pasangan yang sedang perjalanan menuju virtual itu dilanda keresahan. Terlihat Alan dan Rima tengah duduk dibangku taman namun melihat dari posisi duduknya sama sekali tak akur. Alan berada diujung kiri dan Rima berada di ujung kanan. Jangan lupakan Kenzo yang berada ditengah antara mereka. Cosplay jadi setan.

"Punya bakat jadi setan, ken?" Kenzo menatap tajam kearah Erlangga yang sedang berselunjuran dibawah pohon mangga belakang Sekolah. Pria itu langsung membekap mulutnya sendiri.

Tepatnya saat ini mereka bertujuh tengah menghabiskan waktu dihalaman belakang Sekolah karena para guru sedang disibukkan untuk mengurus nilai. Sungguh hal yang diharapkan para murid karena bisa leluasa bermain dengan santai.

Nayla terkikik melihat ekspresi wajah Kenzo yang kesal dengan Erlan. Cewek itu merapikan rambutnya terlebih dahulu lalu menidurkan kepalanya dipaha Erlan. Suasananya sangat pas. Cerah dan tidak terlalu panas tak lupa dengan angin sepoi sepoi.

"Bisa gak bisa," sahut Alan pelan.

Kenzo tersenyum jahil lalu menyenggol lengan Alan hingga pria itu menoleh kearahnya. "Jangan didiemin mulu. Bentar lagi mau LDR-an loh."

"Tau tuh, cewek cantik kok dianggurin," teriak Ziva yang keberadaannya dekat dengan Nayla. Dibawah pohon mangga.

"Diem lo minyak goreng!" Alan mendelik kearah Ziva.

What the f-fuck! Nani? Minyak goreng. Sejak kejadian Devian yang sempat menghilang kenapa Ziva yang dijadikan bahan hinaan minyak goreng. Dengan sigap Devian meletakkan tangan besarnya menutupi wajah Ziva karena sepertinya singa yang tadi tertidur sudah bangun.

Devian langsung menarik Ziva dan mendekap tubuh gadis itu. Diam-diam Alan memijak kaki Kenzo hingga pria itu meringis. Kode mengusir, Kenzopun bergerak dari sana dan membiarkan Alan melakukan aksi berikutnya.

"Beneran, sumpah! Ini bukan kemauan gue. Gue disuruh sama mami." Rima mengangguk pelan. Ia tak menyalahkan orangtua Alan dan menerima semua ini. Namun tetap susah untuk berpisah dengan pria petakilan seperti Alan. Siapa tau di Bandung nanti Alan mendapatkan gadis yang lebih cantik dari Rima.

"Sampai lo ketahuan selingkuh, bakal gue cariin lo ke Bandung!" Rima mengembalikkan tubuh lalu menatap tajam Alan yang terperanjat atas kemarahan gadis itu.

ERLANGGA (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang