S1: HAPPY END

39.8K 2.3K 423
                                    

Update
06-02-2022


Harus berapa kali si gue bilang? kalo gak suka cerita gue,bisa left dari sini.
.
.
.

9 bulan kehamilan hazel. pukul 21:20, kini wanita itu berada di rumah sakit keluarga marcel. hazel bercucuran keringat karena menahan sakit sedaritadi sore. wanita itu baru pembukaan 5.

"punggung aku sakit cell" rengek wanita itu,marcel memijit punggung hazel.

"sabar sayangg,kamu harus tetap tenang ya?" ujar nya lembut.

Cup

marcel mengecup kening hazel,pria itu memeluk tubuh hazel. ia tidak tega melihat wanita itu terus-menerus meringis menahan sakit.

"kira-kira,anak kita cewe apa cowo ya?" tanya marcel. hazel menggeleng pelan "gatau,yang penting kita nerima kehadiran anak kita nanti.mau cewe atau cowo,kita harus terima dia" ujar hazel,marcel mengangguk pelan.

di luar ruangan,keluarga hazel dan marcel bahkan teman-teman nya ada di sana. mereka menunggu di luar.

marcel keluar dari ruangan,pria itu menatap keluarga,keluarga hazel dan teman-teman "hazel nya tidur,dia ngerengek mulu,katanya sakit" adu marcel pada mereka.

agatha mendekat pada marcel "emang gitu kalo kontraksi,marcel" ucap wanita itu.

"iyaa ma,tapi kasian" ucap marcel lirih.

"mending kamu makan dulu sayang, dari sore kamu belum makan" ucap ica puspita biantara- mama marcel.

"iya marcel,sebaiknya kamu makan dulu" sambung regi derbi biantara.

pria itu mengangguk pelan. irfan,rio, dan alfa termasuk dara menghampiri marcel "kantin cel" ajak rio,marcel kembali mengangguk. mereka berlima melangkah ber'iringan ke kantin rumah sakit.

....

hal yang di tunggu-tunggu mereka, kini hazel sudah di pindahkan ke ruang bersalin dan di dampingi marcel yang disampingnya.

jam dua belas malam tadi,hazel mengalami kontraksi hebat membuat teman-teman marcel kaget dan terbangun.

marcel sudah menghubungi kedua orangtuanya dan hazel,mereka langsung bersiap-siap ke rumah sakit.

dara menginap di rumah sakit karna kemauan nya sendiri,wanita itu sudah di suruh pulang oleh keluarga hazel dan irfan,tapi dara bersikeras ingin nginap disini. mau tidak mau, irfan menuruti istrinya.

sejak tadi,wanita itu menatap ke arah pintu. mereka menunggu di luar ruangan dengan gelisah.

sedangkan di dalam ruangan,hazel merasakan sakit yang luar biasa. wanita itu mencengkram erat tangan marcel "sakit cell,hiks" ucap hazel lirih.

marcel mengucap kening wanita itu, ia mengelus rambut hazel "tenang ya? kamu pasti bisa sayangg" ucap marcel menyemangati istrinya.

wanita itu mengangguk pelan,marcel menghapus air mata hazel "semangat!" tegas marcel. wanita itu tersenyum tipis.

seorang dokter menghampiri mereka "pembukaan nya sudah siap,nona hazel ikuti aba-aba saya ya?" ucap dokter tiara.

hazel mengangguk lemas,wanita itu memejamkan matanya saat rasa sakitnya bertambah dua kali lipat dari sebelumnya.

"Akhhh ma-marcel sakit!!" pekik hazel meringis,air matanya luruh.

marcel menggenggam tangan wanita itu,sesekali mengecup kening hazel dan membisikan semangat untuk wanita itu.

HAZEL [ TIDAK DILANJUTKAN!! ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang