Jake Sim selalu menganggap seluruh kehidupannya normal saja. Teman-teman yang menyayanginya, keluarga yang selalu ada untuknya dan pribadi yang selalu jauh dari musuh-musuhnya. Tapi, siapa sangka, siang yang cerah saat tahun ajaran baru, ia mendapat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
....
HIGH SCHOOL INTERNASIONAL SKY
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Drap drap drap drap
Brukkk
"Eiii, Kau kemana aja, Jake? Guru Linn nyariin tadi!!" Jooyeon menepuk punggung Jake yang sudah duduk dikursinya dengan nafas memburu.
"Biarkan dia bernafas dulu, Joo. Noh ini ada bekal dari Winter." Huening Kai menyodorkan satu kotak bekal dengan tas bekal bewarna madu kepada Jake.
Jake menerimanya sambil meminum air mineral, setelah tenang ia mengedarkan pandangannya keseluruh isi kelas yang masih ribut. Ada yang membaca buku, bergosip ria, bahkan berlarian.
"Belum ada guru yang masukkan?" Tanya Jake yang dibalas gelengan Huening Kai.
"Hhhh, padahal Aku pengen liburan diperpanjang lagi, pendeminya cepet banget, tiba-tiba udah tatap muka aja." Ucap Jooyeon membuat dua temannya menatap jengah.
"Dua tahun itu lumayan lama, Aku males banget Daring , terus siapa yang kemarin kangen Jake dan sekolah sampai merengek seharian." Jooyeon hanya tersenyum kuda menatap Huening Kai.
Jake hanya menggeleng jengah, "Eh, kalian kenal tidak cowok tinggi dikelas sebelah?"
"Huh? Cowok tinggi? Dikelas sebelah mana? Samping kanan kelas 11-1 dan sampingnya 11-3. Dan cowoknya pada tinggi-tinggi semua termasuk Jaymemet. Kau aja yang pendek."
Duak
"Jawab aja ngapa sih!" Kesal Jake setelah menjitak kepala Huening Kei, Jooyeon hanya tertawa puas.
"Hehehe."
"Kelas yang mana Jek?" Tanya Jooyeon, Jake berpikir sebentar lalu menunjuk kelas sebelah kanannya.
"Ohhh, kelas 11-1, banyak sih. Ada Yongsin, Junhan, Jisung, Junho dan Park Sunghoon. Tuh para tiang semua, dan pinter-pinter lagi." Jooyeon menangkap raut aneh Jake saat menyebut siswa kelas 11-1 tersebut.
"Mmm, yang kulitnya pucat banget." Ujar Jake pelan, Jooyeon dan Huening Kai saling memandang satu sama lain.
Huening Kai mendekatkan wajahnya membuat Jooyeon dan Jake ikut mendekat. "Park Sunghoon?" Jawab Huening Kai pelan dan sedikit berbisik.