38. NGIDAM PEMAKSAAN

69.9K 6.2K 357
                                    

38. Ngidam Pemaksaan

Sorry gak sempet up kemarin😗

Typo? Komenin aja.

...

"Karena aku ini cowok peka yang pernah ada di bumi, aku tebak pasti kamu lagi pengen sesuatu kan?"

Nayla menggeleng dengan pertanyaan Erlan yang entah berapa kali pria itu tanyakan. Stop it! Nayla sedang tak menginginkan apa-apa.

"Ih kok gitu sih. Aneh by, masa iya hamil muda gak ada acara ngidam-ngidamnya. Waktu itu papa cerita ke aku, katanya waktu mama hamilnya aku, mama ngidam tuh pengen dibuatin seblak sama papa. Mana tengah malem lagi," celoteh Erlan panjang lebar.

Nayla menggeleng lemah. Kini keberadaan mereka di kamar. Ya, setelah pulang dari Rumah Sakit dan setelah diberi ceramahan panjang kali lebar oleh Dita, Nayla sungguh merasa lelah. Apalagi harus mendengarkan celotehan Erlan yang sudah seperti anak kecil.

"Beneran lagi gak pengen sesuatu?"

Nayla mengangguk, dengan keadaannya yang terbaring di ranjang, perlahan matanya tertutup. Benar-benar melelahkan.

"Tapi aku lagi pengen." Nayla membuka mata menatap Erlan dengan wajah lesunya.

"Pengen apa by?" tanya Nayla.

"Mangga muda."

Cewek itu mendelik lalu mencubit tangan Erlan hingga pria itu meringis. "Udah dibilangin gak usah makan kek gitu. Kamu kok bandel banget sih. Sekalinya mual-mual nyusahin orang aja."

Erlangga cemberut sambil memajukan bibirnya. "Beneran ih by, pengen banget."

"Ini sebenernya yang hamil siapa yang ngidam siapa?"

Erlan cengengesan sendiri mendengar ucapan Nayla. "Ya mana aku tau."

"Yaudah deh, pengen makan kamu aja."

Lagi-lagi Nayla mendelik. "No! Kamu harus puasa delapan minggu. Demi siapa?"

Erlan terpejam. "Demi anak kita," sahutnya sambil tersenyum.

Setelah menanyakan tentang jadwal Menstruasi Nayla, Dita mulai memeriksa dan terus mencatat.

"Usia kehamilan kamu sudah 8 minggu. Dijaga ya sayang. Beraktivitas sewajarnya dan jangan sampai bikin kamu kelelahan. Vitamin yang nanti tante berikan, konsumsi dengan teratur ya?"

Kini Dita beralih menatap Erlangga. "Dan untuk Erlangga, kamu harus menahan agar tidak berhubungan suami istri dulu dengan Nayla hingga usia kehamilan istri kamu memasuki trimester kedua, maksimal diusia kehamilan 16 mingguan."

Erlan mendelik. "Empat bulan?" Dita mengangguk.

"Iya dong. Tapi, karena usia kehamilan Nayla udah 8 minggu jadi sisa 8 mingguan kan? Ck, masa iya gak bisa nahan. Segitunya banget nafsuan sama keponakan tante," ucap Dita mulai mengguraui Erlangga. Sedangkan pria itu sudah uring-uringan dengan 8 minggu yang akan mendatang.

...

Pukul 17:36, kini Erlan tengah menatap fokus kearah Nayla. Baginya aneh jika wanita yang tengah hamil muda tak menginginkan sesuatu.

ERLANGGA (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang