36. LEMAS +++

209K 8.9K 1.7K
                                    

36. Lemas

Maap nih ngegoshting☺ we lagi nyaman bet nonton anime, ga bisa di ganggu lah. Btw, nih juga akunnya adek gw. Satu akun bagi dua☺ ga masalah sih, gw sama adek gw sebelas duabelas kok.

Gak sengaja buka tiktok, mayan ada yg promosiin cerita² gue😭, thanks ya, btw gue gak berani ngasi gif, takut ke banned.

Ada typo? Komenin aja

...

Nayla tak henti menggerakkan tangannya untuk mengusap rambut Erlan sedangkan pria itu malah asik menghisap sesuatu yang membuat Nayla meringis. Bahkan dengan sengajanya Erlan menggigit kecil nipple cewek itu.

"Jangan digigit." Nayla menguatkan remasan pada rambut Erlangga.

Pria itu mengeluarkan puting payudara Nayla dari mulutnya. "Gemes, gemoy, ucul, jadi gapapa kalo di gigit," sahut Erlan asal membuat Nayla mendelik lalu menjauhkan tubuhnya.

"Gak, gak boleh lagi. Udah, tidur sana," usir Nayla menatap tajam kearah Erlan.

"Masih mau nenen."

Cewek itu langsung menengkurapkan tubuhnya dengan maksud melindungi dua gundukan yang sudah menjadi favorit Erlan. Namun hal tersebut malah membuat Erlangga tersenyum nakal. Pria itu bangkit sambil menatap Nayla yang memiringkan kepala melihatnya juga.

"Why?" tanya Nayla heran.

"Udah siap? Mau doggy style?"

(Wehh keinget ada yg komen asu style😭)

Nayla baru menyadari keadaannya, dasar Erlangga berotak mesum. Cepat-cepat pria itu turun dari ranjang untuk melepas pakaiannya, membuat Nayla langsung membalikkan tubuh seperti semula. Biarlah payudaranya dilihat Erlan lagi, terpenting Erlan tak melakukannya.

"Gak," sahut Nayla datar. Sebenarnya tubuh cewek itu sudah naked, sama sekali tak ada pakaian yang menanggal ditubuhnya, hanya saja tubuh Nayla masih tertutupi selimut hal itu membuat payudaranya saja yang terlihat.

"Emm, ayo by ihh." Erlangga yang hanya memakai celana pendek sepaha itu langsung menjatuhkan tubuhnya ke ranjang. Menarik paksa selimut yang menutupi tubuh istrinya, sedangkan Nayla berusaha menahannya.

"Gak, nggak Erlan. Gak mauuu, ihh maksa banget suami aku."

Erlan mendengus lalu mengukung tubuh Nayla, saling menatap lekat satu sama lain. "Kenapa gak mau? Gak mau cari pahala sama suami?" tanya Erlan tersenyum nakal.

Nayla memutar bola mata malas. "Ayo by, udah sange dari tadi ih!" Erlan merendah lalu mengecup keseluruhan wajah Nayla terakhir melumat lembut bibir cewek itu.

Nyatanya menyembunyikan wajah yang bersemu merah sangatlah susah. Nayla tak kuasa menahan bibirnya agar tak tersenyum, berakhir cewek itu mengangguk pelan.

"Antara satu sampai sepuluh, kamu pilih yang mana?" Nayla memejamkan mata kala suara berat serak-serak basah itu terdengar ditelinganya. Siapa lagi kalau bukan Erlangga yang berbisik.

Nayla masih berpikir, antara satu sampai sepuluh? Ini sebenarnya mau ngajak gelud di ranjang atau main tebak-tebakan? Ada satu angka yang membuat cewek itu tertarik, meskipun angka tersebut sering dibenci mereka yang memiliki masalah keluarga karena orang ketiga.

ERLANGGA (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang