16 HAPPY WEDDING

14.5K 310 8
                                    

Hari ini adalah hari yang Di tunggu tunggu oleh keluarga Rehan dan Jack dimana hari yang paling membahagiakan bagi mereka.

" Ih sumpah cantik banget lu ca!! " Naya sendari tadi memfoto Caca yang duduk rapi di depan meja riasnya

" cape gua klo jadi elu dari tadi mondar mandir di depan gua terus foto gua lah " Caca menatap Naya dengan kesal karena ia selalu membuat Caca risih dan ingin sekali memukul Naya

" Yaelah nih hp!, Foto dong biar jadi kenangan kan lu nikah cuman sekali ca " ucap Naya memberikan Caca hp lalu melanjutkan memfoto Caca dari sisi mana pun

" Mending duduk sini gua gugup anjir dari pada mondar mandir gitu nay!! "

" Jangan gugup ca " mendengar perkataan Caca, Naya langsung duduk di samping Caca sambil menggenggam tangan Caca

" Keringat dingin cukk! " Caca menatap Naya dengan rasa gugup

" Aduh anak mama cantik banget " ucap Rissa yang masuk ke dalam ruangan tersebut

" Iya nih Tan cantik banget dari tadi Naya foto Caca " Naya menunjukkan hpnya di hadapan Rissa yang tampak tersenyum senang

" Bagus nay nanti foto lgi ya "

" Ihh mama Caca lgi gugup nih!! " Caca menatap Rissa dari pantulan kaca yang tampak tersenyum

" Jangan gugup sayang " Rissa memeluk Caca dengan lembut sambil mengelus elus bahu Caca

" Yaudah sekarang kita keluar ya! " Rissa membantu Caca keluar ruangan dan Naya membantu mengangkat gaun Caca

" Gugup mah " Caca sesekali menggenggam erat' tangan Rissa yang terasa hangat

Rissa dan Jack berjalan sambil menggandeng tanggan Caca menuju ke arah Artha yang berdiri tegap di atas altar dan menatap Caca dengan penuh senyum manisnya

Setelah Jack memberi gengaman tangan Caca ke Artha dan menaiki altar mereka pun menghadap pendeta dengan rasa gugup, bahagia bercampur semua

Setelah mengucapkan janji suci pernikahan bersama, mereka di persilahkan memasang cincin satu sama lain

Artha menatap Caca dengan lembut saat sudah memakaikan cincin di tangan Caca " Thank you for wanting to be my wife, I'm so happy when I'm by your side! I really love you "

Caca membalas tatapan Artha lalu menarik leher Artha agar ia dan dirinya berciuman

" Dari sini kita lihat klo yang agresif itu Caca bukan Artha " ucap Dimas yang menatap Artha dan Caca di atas altar

" Keknya Artha kalah deh malam nih soalnya terlihat dari sini nih " ucap Kino teman Artha

" Yee lu masih bocil udah tau gini " Dimas memukul kepala Kino dengan tanganya sambil mencagilnya

" Seharusnya elu yang bocil gua mah udah mau berpengalaman " Kino melipat tangannya di atas dadanya lalu membuang muka ke arah lain

" Dih sok pengalaman penis kecil sok jago lagi " naya menjelet ke arah Kino Lalu kembali menatap Artha dan Caca kembali

" Belum tau aja lu nay!! " Kesal Kino yang di tatap Dimas tajam

" Anak' sekrang udah melebihi kita ya sayang " ucap Jack menatap Rissa yang masih tersenyum ke arah Caca

" Jangan aneh aneh nanti malam bukan malam pertama kita " Rissa menatap tajam ke arah suaminya lalu di peluk oleh Jack dengan lembut

Caca menatap Artha dengan senyum manis di bibirnya lalu memeluk erat tubuh Artha dengan sorakan yang meriah dari tamu undangan

ARTHA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang