30. PERSIAPAN TAHUN BARU

89K 6.5K 683
                                    

30. Persiapan Tahun Baru

Nora sudah ada didepan mata, Nayla hanya tersenyum didaat Nora menatap bengis kearahnya. Sedangkan Rima sudah menahan Ziva agar tak kesurupan reog didalam kelas. Memang bahaya sih kalau Ziva dan Nora itu dikumpulkan.

Betapa senangnya Nora saat mendapati Erlan mencari keberadaannya di Kelas. Jelas saja karena pria itu berada di depan bangkunya.

"Ikut gue," suruh Erlan. Nora semakin bersemangat. Sebelum ia pergi, Nora sempat tersenyum remeh kearah Nayla.

Erlangga mengajak gadis itu ke Rooftop Sekolah. Tentunya Erlan sudah berkomunikasi dengan Nayla tentang rencananya kali ini. Kedatangan Erlan dan Nora disambut oleh Devian, Alan dan Kenzo. Nora pikir ia akan berduan dengan Erlangga disini.

"Lo kan yang buat Nayla celaka?" tanya Erlan geram.

Nora tercekat namun ia berusaha santai. "He'em. Siapa suruh mau ngerebut kamu dari aku," jawabnya santai.

Devian, Alan dan Kenzo masing-masing mengusap kasar wajahnya sendiri.

"Lo bego banget anjing. Gue udah bilangin ke lo! Gue sama Nayla itu udah nikah! Lo itu bukan siapa-siapa di kehidupan gue!"

Gadis itu tercengang ketika pria dihadapannya membela Nayla dengan kata-kata menikah itu lagi. Sungguh! Nora susah mempercayainya.

"Gue tau lo bohong kan El? Lo sengaja bohongin gue kalau lo udah nikah sama Nayla biar gue menjauh gitu?"

"Gue beneran nikah sama Nayla dan gue emang nyuruh lo ngejauh dari kehidupan gue!"

Dua kenyataan yang harus ditelan pahit oleh Nora secara tiba-tiba. "Susah banget ya buat dapetin lo?"

"Gue udah ada Nayla. Lo yang bego banget. Gue gak minta lo ngejer-ngejer gue. Udah gue bilangin gak usah deketin gue. Kenapa sih! Sakit hati lo itu dibuat sendiri!!! Gak usah sok nyalain gue sama Nayla!"

Nora hendak menyentuh rahang Erlan namun lebih dulu ditepis pria itu. "Gue ingetin lagi sekali. Gak usah ngehancurin hubungan gue sama Nayla!"

Setelah mengatakan itu, ketiga teman Erlangga pergi meninggalkan rooftop. Erlan yang akan pergi namun tangannya lebih dulu dicekal oleh Nora. Tatapan gadis itu menyedih. Entah drama atau bukan.

Ia terjatuh begitu saja, Erlan tak membantunya sedikit pun. Apa? Pura-pura pingsan. Tentu Erlan tau sendiri dengan gadis banyak drama seperti Nora. Setidaknya kalau mau berpura-pura, kelopak mata harus dikondisikan dong. Gak usah bergerak-gerak kek gitu. Lebih baik Erlangga meninggalkan Nora membuat gadis itu kesal sendiri.

"Erlangga sialan!"

Jengah sekali. Sudah tak dihiraukan Erlangga. Malah baju dan rambutnya jadi kotor akibat tergeletak jatuh.

...

Setelah melaksanakan penilai akhir tahun tentunya para Siswa diberikan waktu untuk berlibur sambil menikmati liburan tahun baru bukan?

Setidaknya Erlan dan Nayla tak akan bertemu Nora di Sekolah lagi jika liburan telah tiba.

"Yuhuuu tahun baru," ucap Alan senang.

Mereka yang berada dirumah Erlan hanya bisa menatap datar kearah pria itu. "Tahun baru maunya kemana nih? Masa iya gak main."

Alan setuju dengan ucapan Ziva. "Gimana kalau malem tahun baru kita dirumah Erlangga aja. Kek pasang tenda gitu didepan halaman rumahnya. Lumayan luas loh. Jadi bisa nikmatin keramaian."

ERLANGGA (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang