21. MALMING ++

198K 7.5K 268
                                    

21. Malam Minggu ++

Ini memang cerita ++, tapi ingat ya buat kalian diluar sana jangan sampe ada yang ikut praktek buat anak sebelum bercap HALAL.

Judulnya malming di update malem senin. Btw author baru ada kuota pake update. Maaf nungguin lama bettt☺

Kalo ada typo tandain aja. Cepet²an ngetiknya

Lanjutttt....

...

Seminggu sudah terlewatkan saat Nayla mengenali Nora. Nora baik, ramah tentunya manja hanya saja Nayla tidak begitu menyukai melihat seorang gadis yang rela memerjuangi laki-laki. Itupun penuh pemaksaan. Huh! Dimana harga dirinya. Apa tidak malu seperti itu?

Terlebih itu suaminya sendiri. Cemburu? Jelas, wanita mana yang tidak cemburu kalau suaminya diperjuangi temannya sendiri. Wajar saja, namanya juga pernikahan yang masih dirahasiakan.

Saat ini, tentunya sepulang Sekolah dihari yang paling ditunggu banyak murid. Hari sabtu, hari dimana kebanyakan siswa siswi yang merasa senang karena besoknya akan ada hari minggu. Menikmati cuti Sekolah yang akan diisi dengan kegiatan santai.

Nayla terlihat tengah melakukan panggilan video bersama Alya. Adik iparnya sendiri. Bocah menggemaskan dengan usia 12 tahun itu nampak aktif di kamera handphone. Ia sedang bercanda bersama Yudha. Pria yang memiliki panggilan khusus dari Alya, Nata.

"Kabar bang El gimana kak?" tanya Alya disebrang sana

"Bang El sehat-sehat kok. Aktif anaknya, gak bisa diam, buat masalah mulu," canda Nayla membuat pria yang tengah memainkan handphone disebelahnya memberikan tatapan datar.

"Itu yang dibelakang adek gue. Sampai kapan mau ngejomblo terus. Betah amat jadi pedo," sindir Erlan dengan suara yang sengaja dikeraskan. Wajah tak terlihat hanya suara yang terdengar.

Yudha yang tadinya tersenyum ramah kini menjadi datar akibat suara Erlangga yang terdengar menyindir dirinya.

"Ihhh bang El gak boleh gitu. Nata cuma punya Alya, gak noleh sama yang lain. Iya 'kan?"

"Hehh sama yang tuaan tuh panggil abang," geram Erlan langsung memunculkan wajahnya melihat sang adik.

"Itu panggilan kesayangan dari Alya. Gapapa kok kata Nata."

Fuck! Erlan menunjukkan kedua jari tengahnya membuat video call tersebut berhenti seketika. Nampak Yudha sengaja memutuskannya. Ahh! Dasar om pedo menyebalkan.

Mulai terdengar suara Nayla yang tertawa, cewek itu terpingkal-pingkal sambil memegangi perutnya sendiri. Kenapa melihat wajah datar Erlangga lawak sekali.

"Lucu?" tanya Erlan.

Nayla menetralkan wajahnya. "Gak!"

Erlangga menjatuhkan tubuhnya, Nayla kaget bukan main, ia kira sang suami akan terjatuh ke lantai dari sofa empuk ini ternyata Erlan hanya merubah posisi. Ia tertidur dipangkuan Nayla dengan menjadikan paha cewek itu sebagai bantalnya.

"Nanti malem mau minta jatah."

Nayla mengedikkan bahu ia lebih memilih untuk kembali menscroll beranda instagramnya. Erlan nampak kesal karena tak ada respon yang serius dari Nayla. Pria itu langsung saja menduselkan kepalanya diperut sang istri membuat Nayla terkikik karena merasa geli.

ERLANGGA (21+)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang