21. Amora VS Riri

164K 20.8K 17.1K
                                    

Maaf ya kalo alurnya makin gak jelas, soalnya jodoh saya juga belum jelas, siapa, di mana dan kapan datangnya😊😊

Ini pren, pokonya aku update nunggu vote dan komen chapter ini melebihi chapter sebelumnya💓 Jadi kalo aku belum update, bantuin biar bisa cepet memenuhi target jangan cuma nyuruh up doang😊

Ini pren, pokonya aku update nunggu vote dan komen chapter ini melebihi chapter sebelumnya💓 Jadi kalo aku belum update, bantuin biar bisa cepet memenuhi target jangan cuma nyuruh up doang😊

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Brak!

Riri membanting kotak makan milik Amora yang hendak Amora berikan pada Gala.

"Gak usah masak buat Gala! Gala kaya raya, bisa beli makanan sendiri!"

Amora menatap nasi goreng buatannya yang berserakan di lantai dengan mata berkaca-kaca. Padahal ia sudah membuatnya dengan susah payah. Namun dengan seenaknya, Riri membuang masakannya tanpa memikirkan bagaimana perasaan Amora.

"Kak, emang aku salah ya?" Tanya Amora polos. "Aku cuma mau ngasih makanan ke Kak Gala sebagai tanda terima kasih karena Kak Gala udah banyak bantu aku. Kenapa Kak Riri malah buang masakan aku kaya gini?"

"Ih! Kamu budek? Kan Riri udah bilang, Gala kaya raya! Gak usah ngasih makanan ke Gala!" Riri bersidekap dada dengan wajah songong. "Jangankan cuma nasi goreng, gerobaknya pun Gala juga bisa beli!"

"Tapi gak harus Kak Riri buang kaya gini juga, jadinya mubazir, Kak," balas Amora kesal.

"Kalo gak mau mubazir, gak usah masak buat Gala. Jual aja sana!" Riri menatap Amora sengit. Namun gadis berambut panjang yang Riri tatap itu hanya diam. Tidak mengeluarkan sepatah katapun.

"Kalo kamu ngerasa pinter masak nasi goreng. Jangan masakin tunangan orang, dong! Jualan aja! Atau mau aku bilangin ke Gala biar beliin kamu gerobak nasi goreng buat jualan?"

Napas Amora memburu naik turun. Jika saja ini di panti asuhan, sudah pasti Amora berani melawan dan tentunya dia yang akan menang. Karena selama ini, Amora selalu bersikap seolah-olah dirinya lah penguasa panti. Hingga membuat semua anak panti takut pada Amora.

"Kak Gala!" Panggil Amora begitu melihat Gala keluar dari markas Drax.

Dengan cepat Amora langsung berdiri di dekat Gala. Sementara Gala yang masih bingung kenapa bisa ada Amora dan Riri di teras markas Drax hanya diam karena kehabisan kata-kata.

"Kak Gala, liat deh, masa Kak Riri buang masakan aku. Padahal aku masaknya susah payah, khusus buat Kak Gala." Adu Amora. Amora hendak memegang lengan Gala, namun tidak jadi karena Gala sudah lebih dulu melangkah ke arah Riri.

"Kok lo ada di sini sih? Kan tadi gue chat, gue mau ke rumah lo." Gala mengusap-usap puncak kepala Riri.

Amora yang melihat hal itu jadi kelabakan sendiri. Kesal sekaligus sakit hati, karena Gala tidak memedulikan dirinya sama sekali.

BUCINABLE [END | LENGKAP]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang