BAB 20 : Nepuk Bukan Elus

35.3K 3.9K 37
                                    

Arsenio kamprett!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Arsenio kamprett!

Nayara terus mengumpati Arsen selama satu minggu full. Berani sekali laki-laki itu membohonginya untuk datang ke kantornya dengan bilang itu atas perintah ayahnya. Nayara masih ingat dengan jelas ucapan Tristan ketika makan siang seminggu yang lalu.

"Nay, maafin Arsen yah kalau hari ini dia suruh kamu dateng ke kantor dadakan" ucap Tristan selagi menunggu pesanan mereka datang.

"Pah.."tegur Arsen seakan tau ke mana arah pembicaraan ayahnya.

Mendengar teguran itu, Nayara yang sedang menatap Tristan menolehkan kepalanya ke Arsen yang duduk di sebelahnya. Nayara melihat kepanikan tersirat di kedua mata laki-laki itu. Hanya sebentar, karna laki-laki langsung bisa menetralkan ekspresinya kembali.

"Iya Om, gak apa-apa kok. Kebetulan jadwal aku juga kosong hari ini" balas Nayara pada Tristan.

"Om juga minta maaf atas nama Arsen, karna dia udah berbohong, menyuruh kamu datang ke kantor dengan bilang itu atas suruhan Om" kata Tristan menjawab pertanyaan di otak Nayara kenapa Arsen terlihat panik.

"Apa??"

Saat mendengar ucapan Tristan saat itu, Nayara ingin sekali mengacak-acak muka Arsen. Sayangnya, karna Nayara masih punya rasa malu di depan Tristan dan waktunya pas banget ketika pesanan mereka datang, Nayara menahan rasa ingin mengacak-acak muka Arsen.

"Ka, mau pesan apa?" tanya Kaila sambil membolak-balik buku menu di tangannya.

Seketika Nayara tersadar dari lamunannya. Saat ini Nayara sedang berada di sebuah restoran untuk makan siang bersama Kaila. Dua hari lalu, Kaila mengiriminya pesan mengajak Nayara bertemu. Berhubung jadwalnya sedang senggang, jadi Nayara mengiyakan ajakan itu.

"Di sini yang paling enak apa?" tanya Nayara ikut membolak-balik buku menu.

Ini pertama kalinya Nayara makan di restoran ini, restoran dekat rumah sakit tempat Kaila bekerja, jadi ia tidak tau makanan yang enak yang mana saja. Tadinya Nayara mengusulkan untuk makan di restoran sushi favoritnya, tapi karna Kaila tidak bisa jauh-jauh dari rumah sakit, takut tiba-tiba ada emergency call, akhirnya mereka memutuskan untuk makan di restoran di seberang rumah sakit Kaila bekerja saja.

"Yang paling favorit sih di sini nasi gorengnya Kak" jawab Kaila.

"Ya udah, kakak pesan itu aja"

"Oke"

Kaila mengangkat tangannya, memanggil pelayan. Ketika salah satu pelayan datang ke meja mereka, Kaila langsung menyebutkan pesanan mereka dan dengan cekatan pelayan itu mencatat sebelum pergi meninggalkan meja mereka berdua.

Ketika sedang asik mengobrol dengan Kaila sambil menunggu pesanan mereka datang, tiba-tiba sebuah panggilan masuk ke hp Nayara.

"Halo"

Enchanté, Ex!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang