17. Foto Keluarga

207K 22K 11.8K
                                    

Hai pren, selamat siang menjelang pagiiiii😚😚😚😚😚

Aku bakal rajin update kalo kalian rajin vote dan komen😤 komen di atas 8K aku bakal update🤪❤✨😡😍😫😁😊🤗☺💖🥰😚😤

Kasih tau aku dong, adegan apa yang paling kalian sukai di cerita ini?

Budayakan vote sebelum membaca, biar nanti ngga lupa karena keasyikan baca <3

"Sakit bego!" Gala memukul lengan Ilham karena cowok itu sengaja menekan luka-luka yang ada di wajah Gala

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sakit bego!" Gala memukul lengan Ilham karena cowok itu sengaja menekan luka-luka yang ada di wajah Gala.

"Ck! Lo sih Gal. Udah gue bilang gak usah ditanggepin, masih aja ngeyel."

Gala mendelik tidak terima. "Enak aja gak usah ditanggepin! Dia ngeledek gue bangsat!"

"Ya makanya muka lo jangan galau-galau amat, biar gak diledek!"

"Gue gak galau!"

Ilham berdecak. "Gak galau, gak galau, tapi dari tadi ngedumel mulu gara-gara diemin Riri."

"Ya kan gue kesel. Gue udah minta maaf sama Riri, tapi Riri tetep ngambek ke gue." Gala menghela napas panjang. "Ditambah si Dewa pake acara ngomporin Riri. Terus juga kucing punya Dewa ngeselin banget, ngeliat gue kaya nantang berantem."

Ilham menggeleng heran. "Gak habis pikir gue, bisa-bisanya lo gelut sama kucing sampe muka lo dicakar kaya gini."

"Iya, gue tau lo ketua geng. Jago berantem, jago tawuran, tapi gak kucing juga yang lo ajak gelut, Gal," tambah Ilham.

"Udah, kalo gak ikhlas bantuin, gue pulang aja!" Sewot Gala lalu berdiri.

"Ya elah, salah lagi gue." Ilham mengusap dadanya dramatis. Gala kalau sedang ada masalah dengan Riri, sudah pasti akan sangat sensitif seperti ini. Ujung-ujungnya kalau tidak Ilham, ya Akbar yang akan jadi pelampiasan kemarahan Gala.

"Gal! Jangan ngambek woi!"

"Lakik, Gal! Lakik!"

Gala tidak lagi memedulikan Ilham. Ia lebih memilih pulang, daripada berada di markas Drax dan terus mendengar ocehan Ilham yang membuat telinganya panas.

"Awas aja lo kucing sialan. Kalo gue sama Riri udah baikan, gue bakal pamer keuwuan di depan lo," tekad Gala sembari memakai helmnya. "Mentang-mentang Riri lagi ngambek ke gue, lo ngeledekin gue seenaknya!"

"Dasar kucing burik!" Tambahnya, lalu melajukan motornya membelah jalan raya.

*****

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Gala sudah ada di teras rumah Riri. Cowok itu tidak mau kecolongan, takut Riri akan berangkat ke sekolah tanpa mau menunggu jemputan dari darinya.

BUCINABLE [END | LENGKAP]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang