Memuja Harapan

865 28 4
                                    

Mereka mengenalku dengan segala binar senyum tanpa beban.

Mengisyaratkan kebahagiaan dalam diam.

Berbagi kenangan akan masa depan.

Melangkah ringan serasa melayang,

Akan tetapi,
Tahukah mereka?

Si riang ini pernah terhujam begitu dalam, meninggalkan sayatan yang terpatri hingga ujung memori.

Yang memuja harapan dalam diam, sembari merapalkan doa penuh khidmat dalam setiap senyumnya.

Aku ingin bahagia, bolehkah?

Meski aku harus membaginya terlebih dahulu,

Riang sang pemuja asa penuh luka.

Berlumurkan dosa pada nista gulita

Bersandarkan kerapuhan yang seringkali goyah.

Lirihkan al fatihah dalam pejam.

Hentikanlah..

Karena aku terlalu lelah untuk berjalan.

Lantunan Dalam BaitTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang