Chapter 34

496 92 37
                                    


Yang follow aku pasti tahu
Jadwal update, kali
Ini cepat satu hari.

Target 70 vote aku up

Kebetulan yah 🌚

Taehyung sudah rapi, keadaannya sedikit lebih baik walau ia memaksakan kehendak, pagi sekali Seokjin datang kerumah nya walau pria itu datang dengan menggerutu sebab Taehyung yang menelpon nya tanpa henti ketika Seokjin tertidur lelap hanya karena...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Taehyung sudah rapi, keadaannya sedikit lebih baik walau ia memaksakan kehendak, pagi sekali Seokjin datang kerumah nya walau pria itu datang dengan menggerutu sebab Taehyung yang menelpon nya tanpa henti ketika Seokjin tertidur lelap hanya karena meminta untuk melepaskan infus dan Taehyung bahkan mengancam untuk melakukan hal seperti kemarin, padahal waktu masi pukul tiga pagi.

Ibunya sempat mencegah Taehyung agar kondisinya sedikit pulih tapi nyonya kim tidak bisa berbuat lebih ia sadar pengaruh Airin sangat begitu kuat dalam kehidupan Taehyung, ia menyadari keduanya sedang bertengkar hebat dan Taehyung rela pergi ke busan walau keadaan langit masi gelap.

Keadaan jalanan Seoul cukup lengang walau masi terdapat beberapa pengendara yang lewat, mobil Taehyung melesat melintasi aspal untuk menuju busan secepat mungkin, ia masi tetap menghubungi Airin tapi hasilnya masi tetap sama, nomornya tidak aktif sama sekali.

Taehyung berharap keadaan Airin baik-baik saja begitupun kandungan nya, Taehyung benar-benar kacau jika sesuatu yang buruk menimpa Airin maka ia akan sangat membenci dirinya sendiri jika itu terjadi.

Laju kendaraan yang Taehyung tempuh tidak main-main, pria itu tiba di Busan hampir menuju pukul 7 pagi, ia langsung bergegas ke kediam Airin, walau ketika sampai di sana ia bisa melihat keadaan rumah Airin cukup sepi, ia mengetuk pintu sampai seorang maid membukakan pintu.

"Tuan" wanita baya yang masi mengenakan apron tersebut terkejut mendapat Taehyung ada di sana.

"Di mana Airin? Apa dia di dalam, aku ingin menemuinya"

Maid wanita itu mencoba untuk menahan Taehyung "tuan maaf, tapi nona Airin sudah pergi sejak kemarin"

Taehyung mulai panik "apa dia tidak pulang?"

Wanita itu lagi-lagi menggeleng "nona bilang dia akan pergi ke Seoul menemui mu"

Taehyung menghela prustasi, ia masi tak percaya dengan ucapan maid tersebut "kau sedang tidak membohongiku kan"

Wanita itu menggeleng cepat "tidak tuan"

Taehyung benar-benar kalut, ia kehabisan cara untuk menemui Airin, kacau itu yang bisa menggambarkan kondisi Taehyung sekarang.

"Aku ingin bertemu aeboji dan eomma-nim, apa mereka ada di dalam"

"Tuan dan nyonya baru saja berangkat ke Taiwan"

Tidak ada cara lain lagi bagi Taehyung selain kembali pergi ke Seoul, harap-harap Airin ada di suatu tempat dalam kondisi baik-baik saja tapi sebelum itu Taehyung kembali ingin memastikan apa benar yang di ucapkan para maid tersebut dan Taehyung mencoba masuk untuk memastikan barangkali Airin tengah bersembunyi dan maid itu memepersilahkan Taehyung masuk dengan senang hati.

Hiraeth | Kth  ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang