22. LEMBUR BAGAI KUDA

67 16 6
                                    

LOPEKISME!
(love peace keep smile)

Hai, PUI...

UDAH UPDATE NIH GUYS...

RAMEIN, SPAM LIKE, SPAM COMENT DULU BIAR CEPET UPDATE!!

RAMEIN, SPAM LIKE, SPAM COMENT DULU BIAR CEPET UPDATE!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

22

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


22. LEMBUR BAGAI KUDA'

Hari berikutnya, Fikar memasuki Gedung besar bertingkat 4, banyak orang kantoran yang berlalu Lalang disana. Loby yang tak terlalu besar pun hampir penuh.

Yang Fikar lihat adalah kumpulan beberapa wartawan yang hampir setiap hari berada disana. Cowok itu tak memperdulikannya dan hanya berlalu lewat begitu saja, namun langkahnya terhenti Ketika satu wartawan memanggilnya.

"kak, apa anda calon tunangan dari putri pemilik Gedung ini?"

"apa anda salah satu model ambassador yang akan masuk dalam majalah terbaru?"

"kak, kak gimana—"

"maaf, saya OB disini," ucap Fikar sambil menarik sapu di sampingnya dan mengangkatnya sebatas dada. "jadi gimana? Ada pertanyaan lagi?"

"oh, maaf-maaf saya kira anda model di perusahaan ini," balas satu wartawan.

"ya." Kemudian Fikar langsung pergi meninggalkan wartawan yang masih saja rebut menunggu pemilik Gedung tersebut turun.

Asli, Fikar sangat tidak menyukai pertanyaan pendesakan seperti itu apalagi harus di kejar-kejar setiap harinya. Sungguh, ia pastikan tidak akan berkecimpung dalam dunia entertainment yang mengusik privasi seseorang demi sebuah 'berita'.

Fikar kemudian berlalu pergi kelantai dua tempatnya bekerja setiap sore.

Hari ini ia datang lebih cepat, sebab tak mau berlama-lama mengerjakan tugasnya yang sedikit berbelit ketika bersama Vania.

Pintu kayu mahal, Fikar dorong dari luar kemudian masuk kedalam ruangan model dan fotografi.

Kali ini projectnya penuh konsep, yaitu musim panas. Fikar memilih untuk menulis semua konsep yang sudah di buat waktu meeting kemarin.

Decak rasaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang