16. Hiburan dan ketidak pekaan.

39.8K 2.2K 61
                                    

       Raya berpamitan, tubuhnya yang terasa lemas membuatnya tidak bisa menemani Satya dan Sarah yang tengah menonton televisi.

Satya mencuri kecupan di bibir Sarah, terus saja begitu sampai Sarah memusatkan fokusnya pada Satya.

"Ke kamar." ajaknya dengan acuh tak acuh."ayo." lanjutnya seraya beranjak.

Sarah menelan ludah."Harus ya? Baru juga semingguan." tatapan Sarah terlihat liar, saking gugup.

"Sekarang aja, gue lagi mumet. Ado, dia di tangkap akibat ngeganja." jelasnya terkesan cuek.

"Apa? Terus gimana?"

Satya menggeleng samar."Ga tahu, gue besok ke kantor polisi, di panggil karena polisi menduga kalau gue terlibat. Lo tahukan, ada ganja di mobil punya Ado." terangnya panjang lebar.

Sarah mengangguk, mendengarkan cerita Satya dengan sama seriusnya.

Satya terus menuntunnya hingga ke kamar, mengkunci pintu lalu mulai menyerang Sarah dengan ciumannya yang panas.

Fullnya bisa di cek di Karyakarsa dengan akun : Chanie1001

***


"Sabtu, minggu, senin libur, di tambah selasa, rabu tanggal merah. Kayaknya aku mau pulang dulu."

Satya yang tengah bermain ponsel sontak menoleh, mengabaikan kericuhan di dalam kelas itu.

"Liburan?" nada suara Satya terdengar berat, agak tidak rela tahu soal keinginan Sarah itu.

"Bisa jadi, kata mama sama papa, mereka juga lagi libur karena proyek udah selesai."

Riko yang tengah menyalin tugas hanya melirik Satya, mengulum senyum samar saat melihat wajah kusut Satya.

"Yaudah, pergi aja." Satya terlihat acuh walau dalam hati tidak rela berjauhan.

"Hm, izin ke bunda besok aja atau sekarang ya?"

"Sekarang atau besok ga masalah.." jawab Satya terlihat tenang walau dalam hati ingin Sarah tidak usah ke mana - mana.

"Nanti sore aja." putus Sarah.

Riko menutup bukunya seraya berseru lega lalu menatap Satya geli."Satya ga mau lo tinggal, Sar. Ga peka banget sih jadi cewek." ledeknya.

Gairah Anak Muda (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang