2

1.9K 710 481
                                    

Halo!


silahkan berikan vote terlebih dahulu, ya.

jangan lupa untuk spam komen di part ini, hihiiii. terima kasih banyak<3


Aku tunggu 1k votes & 800 komen dari kalian! :)




✨SELAMAT MEMBACA!✨




"The Perfect Rival"

"Part 2"





-o0o-



22.00 wib. Restoran.

Zi bersama para Pegawai di Perusahaannya kini berkumpul untuk merayakan Pencapaian Pertama Perusahaan mereka, RA Group.

"Selamat menikmati," ucap beberapa Pelayan dengan ramah.

"Terima kasih."

"Silahkan dimakan," ucap Zi kepada para Pegawai yang tampak menunggu dirinya untuk lebih dulu menyantap makanannya.

"Terima kasih, Nona Zi."

Semua orang mulai menikmati makanannya.

Zi tersenyum tipis. Andai saja dulu hidupnya benar-benar berakhir, ia pasti takkan bisa menatap wajah bahagia para Pegawainya hari ini. Dan takkan pernah ada Nona Zi yang sekarang.

"Permisi, Nona Zi."

Zi tersadar. Gadis itu menoleh ke arah orang yang memanggil namanya barusan. "Iya, ada apa?"

"Kalau boleh tau, Direktur masih dirumah sakit, ya?"

"Oh.. Alhamdulillah, Direktur udah pulang dari rumah sakit kemaren."

"Ah, begitu. Syukurlah," gumam Para Pegawai.

Setelah menyelesaikan makannya, Zi mempersilahkan para Pegawainya menggunakan sisa waktunya untuk mengobrol, bercanda, bahkan bergosip bersama. "Eh, tau nggak, sih? Auri, artis yang lagi naik daun itu.."

"Auri? Si.. siapa itu, Stela-Stela itu bukan, sih?"

"Auristela." Celetuk salah satu dari mereka.

"Nah, itu! Gue nyebutnya Stela, bukan Auri."

Zi hanya diam sembari mendengarkan gosip dari beberapa Pegawainya.

"Aneh lu. Orang pada manggil namanya Auri, lu malah Stela. Kek pengharum mobil aja."

"Hahaha, bener, sih. Ya udah, lanjut. Emang kenapa dia?"

"Kemaren dia ngaku lagi deket sama cowok, tau."

"Hah? Serius?"

Zi mengerutkan dahinya. "Terus kenapa? Kan, wajar aja kalo dia deket sama cowok."

The Perfect RivalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang