REVIEW + HOT

58.2K 420 20
                                    

"Dok gimana?"

"Istri anda masih aman-aman saja, tapi saran dari saya, untuk membawanya kerumah sakit tuan. Banyak komplikasi sepertinya,"

"Maksud dokter?"

"Begini hanya USG saja saya bisa menjelaskannya,"

"Baik dok kami akan segera kesana,"

-----

"Maaf pak dengan berat hati kami harus mengangkat janin yang ada pada kandungan bapak,"

"Kenapa sus?"

"Bayi bapak ada banyak komplikasi pak, diantaranya disebabkan karena banyak menelan cairan,"

"Sus anak saya baru dua bulan disana,"

"ya saya tau pak,Maaf pak selain itu juga karena istri bapak ada kelainan. Kelainan ini berasal dari keturunan. Tapi tidak masalag istri bapak masih bisa hamil,"

"Saya ingin menemui dokter,"

"Maaf pak hari ini dokter keluarga bapak ada pekerjaan disingapura, sementara itu digantikan oleh dokter Bastian, mari saya antar,"

-------

"Kelainan pada rahim cukup sulit ini, sus bisakah saya Minta biodata kesehatan pasien atas nama Cahaya,"

"Baik dok,"

Dokter Bastian, siapa yang tidak bisa jatuh cinta kepadanya. Berpawakan tinggi putih dan berambut lebat. Usianya masih muda tapi karirnya sudah melejit tinggi.

"Permisi dok, keluarga pasien cahaya ingin bertemu,"

"oh okey silahkan duduk, apa yang ingin anda tanyakan,"

"Tolong selamatkan bayi saya,"

"Maaf, apa anda yakin dengan hal yang anda pilih,"

"Maksud dokter pilih?"

"Yaa jika anda menyelamatkan anak anda, istri anda akan terancam. Jika anda memilih istri anda semua akan baik baik saja. Begini, anda bisa melakukan beruoang hal untuk mendapat keturunan. Semua ini juga salah anda yang tidak bisa menahan gairah dua bulan yang lalu,"

Bintara merasa frustasi apakah balas dendamnya harus ia pendam terlebih dahulu. Sial!

Setelah berbicara dengan Dokter Bastian. Ia pergi ke club agar mendapat ketenangan.

"Eh Bintara tumben lo kesini, masalah apa lagi nih?"

"Lo kalo suruh milik anak apa istri milih siapa?"

"Istri lah, mana bisa gue jaga anak, ohhhatau lo mau nikah lagi?" tanya Huda tenan club Bintara. "Lagian disini masih banyak cewe bre pilih aja, tapi ya ga bisa gue jamin kalo semua perawan. Lo tau itukan?"

"Ya gue tau, ga minat gue disini,"
"kaya bini lo masi perawan aja bre!"

"Siapa ? Cahaya? Lo mau gesek berapapun dia. Dia tetep.perawan . Rapet banget! Gue suk Jadinya,"

"Gue mau coba bini lo"
"Minta mati lo!"

--------

"permisi cahaya bisa saya periksa?"
Tanya dokter Bastian. Bastian melihat wajah Cahaya yang bersinar. Meskipun pucat tapi tetap terlihat cantik.

"Ada masalah? Dimana yang sakit?" tanyanya. "Kalau sakit bilang saja,"

Cahaya menatap Bastian lama, ia memegang perutnya. "Anakku yang sakit,"

"Semua akan baik-baik saja,"

"Dokter, dimana suami saya?"

"Saya tidak tahu dia pergi begitu saja dari ruangan saya," cahaya mengangguk paham.

"Berapa umurmu?"

"20 tahun"

Bastian shock berat, "Seriusan?"

"Apa Cahaya terlihat tua dimata dokter?"

Kamu terlihat cantik cahaya sama seperti Kaira.

"Biasa aja" ucap Bastian.

"Dokter usia 25?"

"Enak aja! 21 tahun,"

"Muda banget hahaha, pasti waktu kuliah teriak mau cepet nikah karena pusing," Canda Cahaya.

"Itu berlaku untuk kamu cahaya,"

"Oh iya ya, eh ngga dok dulu ga gitu. Bintara aja yang tiba-tiba masuk kamar dan main nyosor aja. Padahal belum kenal,"

"Apa pekerjaan Bintara?"

----------

"Mending lu kerja lagi aja cuti mulu lo!"
"Masih ada bajingan disana,"
"Yaelah cuma dia lo udah dapet selangah lebih depan coy!"

"Mas ini siapa?"

"Kenalin Bin ini adek gue Kiara, umurnya masih 20 tahun . Gadis pula."

"Kiaara mas,"

"Cantik"

---------

Akan banyak masalah nanti wkwkwk sory di part ini gue ga ngasih sex education spesial. Tapi ada gift. Dan foto waktu Cahaya dan Bintara melakukan hal itu.


Kalo lo g bisa buka umur lo masi bocil!.

Buat yang merayakan lebaran. Selamat ya!

STARLIGHTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang