5

56.9K 584 10
                                    

"Bintaaaa! Akhhh perut gue sakit!"

Binta yang baru saja selesai mandi langsung mendengar jeritan Cahaya yang masih telanjang bulat akibat ulahnya.

"Bintah sumpah! Ini sakit banget hoshh,"

Bintara panik ia langsung menelfon dokter keluarganya. Disisi lain Cahaya menangis karena kesakitan . Bintara berusaha untuk menenangkan cahaya yang notebanenya adalah istrinya. "Jangan nangis sayang, semua tidak apa apa,"

Bintara melakukan semuanya untuk menenangkan Cahaya, mencium bibirnya , mata hidung bahkan perutnya. Bahkan sesikit humor agar keadaan baik-baik saja. Namun gagal. Hingga dokter keluarga datang ia belum juga bisa membuat cahaya tenang.

"Begini tuan saran saya, jangan melakukan hubungan intim saat ini. Tunggu hingga tiga bulan," ucap dokter keluarga sambil mengemasi alat medisnya. "Apakah semalam anda melakukannya?"

Bintara sedikit malu tapi ini demi kebaikannya. Ya dia melakukannya saat cahaya tertidur. Bahkan tidak hanyaa sekali. Melainkan berkali- kali.

"Baiklah jaga istri tuan, dan ini resepnya. Saya pamit,"

--------

" Cahaya, maaf," kata maaf dari Bintara.
"Ya makannya tau batas. Lo terlalu hyper sex tau!"
"okey maafin gue, lo mau apa?"
"Ga ada cuman selama ini kita manggil aku kamu lo gue random banget. Gimana kalo aku manggil kamu mas?"

"Terus aku panggil kamu? Adek?"
"Boleh juga, aku lagi pengen mas,"

-------

2 bulan berjalan.

"Mas Tara," panggil cahaya lembut.
"Iya sayang,"

Cahaya langsung duduk dipangkuan Bintara. Tangannya melepaskan kancing kemeja Bintara dan jarinya bermain di atas perut Bintara. Membuat Bintara bergairah. Cahaya langsunf mencium bibir Bintara dan merambat pada lehernya.

"Aku mauu,"

"ngga sayang ada anak kita. Tahan satu bulan lagi,"

Cahaya sedikit kecewa akhirnya dia membuka reseliting Bintara, dan bermain disana. Cahaya melihat ekspresi Bintara menahan hasrat. "Ahhh shhh sayang,"

"Iya mas? Suka?"

"Ahhhh jangan bermain sayang,"

Cahaya melepas bajunya mengeraikan rambutnya dan berada di atas tubuh Bintara. "aku mau main sendiri mas,"

Cahaya langsung memaju mundur kan tubuhnya diatas penis Bintara yang berbalut boxer.

"Sial kamu mempermainkan ku sayang hm?"

STARLIGHTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang