calon mama mertua

22.2K 2.2K 311
                                              

Ini bukan ekstra part, jadi timeline-nya sebelum Laura dan Eros nikah ya, jadi hitungannya ini adalah part 42🥰

Masih ada orang gak disini?



BEBERAPA hari ini, Laura mengalami perubahan-perubahan yang tidak pernah ia perkirakan sebelumnya. Jika selama lima tahun dirinya tidur sendirian, menjalani kuliah dengan hari-hari yang monoton, hingga bekerja di perusahaan Ayahnya dan menjadi model, sekarang perannya seakan berganti menjadi istri dari seorang Daniel Averos Martinez.

  Pada pagi hari, ia akan menyiapkan pakaian Eros untuk ke kantor dan memasangkan dasi pria itu setelah sarapan. Lalu sebelum Eros berangkar ke kantor, pria itu akan menyempatkan diri untuk mengecup kening Laura seperti seorang suami yang berpamitan kepada istrinya.

  "Bye!" Laura melambaikan tangannya pada Eros yang mengendarai mobilnya menjauh dari rumah.

  Biasanya beberapa menit setelah Eros pergi ke kantor, para pelayan akan datang untuk merapihkan rumah besar itu. Jadi agar Laura tidak tertidur karena menunggu para pelayan itu datang, gadis itu memilih untuk membaca majalah fashion yang terletak di meja ruang tamu rumah itu.

  Ting nong. Ting nong.

  Mendengar bunyi bel rumah itu, Laura bangkit dari duduknya dan langsung membuka pintu karena mengira jika yang datang adalah pelayan yang ditugaskan Eros setiap harinya. Tapi ternyata, yang datang adalah Angela Martinez, teman dekat kedua orang tuanya ketika di Amerika dulu.

  "Aunty Angela?" sapa Laura memastikan.

  "Hai, Laura. Boleh aku masuk?" tanya Angela dengan senyuman manisnya.

  Laura mengangguk, lalu menyingkir dan membiarkan Angela masuk ke rumah itu. Awalnya ketika mengetahui nama belakang Angela yang sama dengan milik Eros, ia tidak begitu peduli karena banyak di luar sana yang menyandang nama Martinez sebagai nama belakang mereka. Tapi ketika melihat Angela Martinez datang ke rumah Eros, sepertinya wanita itu benar-benar memiliki hubungan dengan calon suaminya.

  "Ingin minum sesuatu, Aunty?" tawar Laura ketika mereka berdua sudah duduk di sofa ruang tamu.

  "Tidak perlu, aku hanya sebentar mengunjungi rumah putraku," balas Angela, membuat Laura memudarkan senyumannya.

"Pu—putramu?" tanya Laura tercengang, tidak menyangka jika Angela yang baik hati adalah seseorang yang selalu Eros ceritakan dulu. Seorang Ibu yang menelantarkan putranya di rumah bersama pelayan, sama seperti Claudia yang menelantarkan dirinya.

"Mungkin.., mungkin Eros belum pernah menceritakan apapun tentang kami kepadamu, Laura. Tapi benar, aku adalah Ibu dari Eros."

"Eum.., tentang itu..., Eros sudah menceritakan masalah keluarganya kepadaku. Hanya saja, dia tidak memberi tahuku siapa orang tuanya," jelas Laura hati-hati, takut menyinggung perasaan calon mertuanya itu.

"Aku lihat kalian sudah bahagia," ungkap Angela seraya menatap cincin yang tersemat di jari manis Laura dengan tatapan kosong.

"Ya, Eros baru melamarku, dan aku.. sedang hamil sekarang," balas Laura malu-malu.

Mata Angela berkaca-kaca mendengar ucapan Laura. "Aku turut bahagia atas kehamilanmu. Kita sudah saling mengenal di Amerika, dan aku menyetujui hubungan kalian. Apalagi. cucuku sudah tumbuh di perutmu," ujarnya terharu, tidak menyangka jika putranya akan menjadi seorang Ayah.

"Terima kasih, Aunty," ucap Laura tersenyum senang. "Tapi, mengapa Aunty datang kesini? Bukankah Eros sedang bekerja?" tanyanya bingung.

Angela berdehem pelan, "Sebenarnya, aku ingin bertemu denganmu," jawabnya.

Sweet Sugar [OPEN PO]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang