13. Makan malam

79 78 28
                                    

Mereka semua pergi menaiki sapu terbang saat malam tiba menuju rumah keluarga Grissham. Perjalanannya sungguh menyenangkan karena mereka pergi ke luar dunia Alvazor. Dan tentu saja sudah mendapatkan izin dari pihak Kesihiran.

Terlihat wajah kebahagiaan saat mereka dalam perjalanan apalagi saat mereka menembus perbatasan antara dunia luar dan dunia Alvazor.

Nicholas berputar sekali di tugu Khatulistiwa dan di ikuti oleh Crala dan Briant.

"woah!! Akhirnya kita bisa keluar dari dunia Alvazor" ujar Nicholas setelah berputar di tugu Khatulistiwa.

"ya Nicholas. Ini menyenangkan" sahut Crala.

"ayo cepat. Kalian tidak ingin melewatkan makan malam kan" ucap Briant.

Sapu terbang mereka semakin cepat. Melewati bundaran bambu di kota tersebut dan melewati sungai terpanjang di Negaranya. Terlihat indah pemandangan di sana saat dilihat dari atas.

Setelah menempuh lamanya perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah keluarga Grissham. Di sini mereka sama sekali tidak diperbolehkan menggunakan sihir.

Lingkungan tempat tinggal keluarga Grissham sangat tenang. Briant turun dari sapu terbangnya dan memencet bel rumah milik keluarga Grissham.

Terlihat seorang ayah membukakan pintu untuk anaknya dan menyambutnya dengan hangat. Jordan Grissham adalah ayah dari Briant Grissham.

"Brin!!" panggil Jordan dan memeluk anaknya. Brin adalah nama panggilan singkat Briant yang di berikan ayahnya dan keluarganya.

Jordan mempersilakan teman teman Briant untuk duduk di ruang tamu selagi menunggu makan malam siap. Ibu Briant muncul dari ruang dapur dan memeluk anak laki lakinya sambil tersenyum.

Matanya teralihkan ke perempuan yang berdiri di belakang anaknya. Siapa lagi kalo bukan Crala.

"kamu---"

"kamu Crala?" tanyanya.

Crala tersenyum dan menjawab "bu Laura, Nyonya Grissham". Laura mengangguk.

"ya sudah duduklah selagi menunggu makan malam siap" ucap Laura.

"apakah kami bisa membantu? Supaya cepat selesai" tanya Leuni sekalian menawarkan bantuan.

"oh tentu saja, ayo kita ke dapur" jawab Laura dan mengajak Leuni, Crala, dan Silvia ke dapur.

Briant mengajak Nicholas, Cedric, dan Loris untuk ke kamarnya. Mereka akan menginap atau berlibur di sini.

Kamar Briant sangat banyak buku buku tapi bukan buku pelajaran. Di dinding ada beberapa poto dirinya saat masih kecil.

"kamu lucu ya Briant saat masih kecil" ucap Cedric saat melihat poto masa kecil Briant.

"yaaa, kamar ini tidak ada yang berubah sama sekali semenjak aku pergi ke Dunia Alvazor" sahut Briant.

Loris merebahkan tubuhnya di kasur milik Briant sambil memegang perutnya yang sedang kelaparan.

"kapan kita makan? Aku lapar" ucap Loris sambil menatap langit langit dinding kamar Brint.

"lihatlah dirinya seperti manusia yang tidak pernah makan selama satu abad" ujar Nicholas yang sedang duduk di antara Cedric dan Briant sambil memegang buku di meja belajar.

Seorang gadis muncul dari pintu kamar Briant dan berlari ke arah Brint.

"kak Brin!!" ucapnya dan memeluk erat Briant. Briant membalasnya.

"hai Dik" sapa Briant sambil mengusap kepala adiknya. Flysia Grissham adalah adik perempuan satu satunya Briant.

Flysia melepaskan pelukannya dan melihat ke arah samping ada dua anak laki laki siapa lagi kalo bukan Cedric dan Nicholas yang tersenyum ke arahnya.

Cedric & Crala of School Charbirline [Hiatus]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang