SEMBILAN

31 10 55
                                    

Mohon maaf lahir batin😊.
                              .
                              .
                              .
            Happy Reading

Tanpa ia sadari ada orang yang memperhatikan interaksi keduanya dengan perasaan yang jengkel.

                         -0o0-

Bintang, Dika,dan Putra sedang berjalan di koridor sambil berangkulan. Kondisi koridor yang ramai membuat mereka menjadi pusat perhatian.Jika Dika dan Bintang hanya membalas sapaan dengan senyuman berbeda dengan Putra yang sibuk menggoda perempuan yang lewat.

Tak jauh dari ketiga lelaki tersebut Langit memutar bola matanya malas.Ia berfikir mengapa kaum hawa sangat menyukai Bintang? Karna tampan?Oh my good dia itu jelek.

Terlalu fokus dengan pemikirannya sampai sampai ia menabrak punggung tegap Bintang.Sontak yang ditabrak menarik pinggang Langit.Ekor mata Bintang menatap gadis di depannya.

Kondisi mereka yang sangat dekat hingga membuat orang orang yang berlalu lalang berteriak histeris.

"OMO!! ABANG BINTANG KU SAYAAANG. KAMU CILINGKUH?" jerit Putra dengan nada di lebay lebay kan.

Berbeda dengan Dika yang melihat kelakuan teman nya. menjijikan.

"Ceroboh." kata Bintang tepat di samping telinga langit.

Blush

Pipi Langit memanas , jantung nya berdetak kencang , ia kaget mendapat serangan mendadak.

"Karna gue ganteng." ucap Bintang tiba tiba.

Langit hanya memandang binggung pria di depan nya ini. Apa kah dia gila?
Tiba tiba Langit teringat sesuatu. Matanya membola.

"Lo cenayang?"

"Cenayang gini tetep ganteng kan?" Bintang menaik turun kan alisnya.

Langit hanya bisa menghela napas lelah sambil terpejam.Menghadapi Bintang memang membutuhkan stok sabar yang banyak.

Langit merasa tubuh nya melayang.Saat ia membuka matanya yang di rasakan adalah tubuhnya diangkat bak karung beras.

Sontak yang digendong melayangkan pukulan bertubi tubi.Adegan tersebut tak luput dari pandangan orang disekitar mereka.Banyak yang memandang kagum dan ada yang memandang jijik.

"Sok kecakepan banget sih." cibir Ratu salah satu anggota Dance.

"Ga cocok banget mendingan juga gue sama Bintang." balas gadis ber name tag Kinara Braspati.

Dika yang mendengar cibiran tersebut memutar bola matanya malas. Ia berjalan mendekati 2 gadis yang berpenampilan menor.

Kedua tangannya dimasukkan kedalam saku.Beberapa kaum hawa yang melihat itu pun teriak histeris.

"Eum.. ada apa ya kak?" ucap Kinara yang gugup melihat Dika berdiri tepat di depan nya.

Dika memandang Kinara intens matanya meneliti bedak Kinara yang tebalnya seperti badut.

"Benerin dulu bedak lo yang ketebelan, gue curiga lo itu kembaran badut." Dika berbicara tepat di daun telinga Kinara.

Setelah itu Dika berjalan dengan santainya seolah tak terjadi apa apa.

Sialan,Dika

-0o0-
Setelah sampai dikelas, bintang menurunkan langit. Dengan wajah memberengut langit menatap tajam bintang seolah ingin memakan hidup-hidup.

𝙰𝚔𝚞,𝙺𝚊𝚖𝚞 𝚍𝚊𝚗 𝙻𝚊𝚛𝚊[𝙾𝚗 𝙶𝚘𝚒𝚗𝚐]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang