It's okay. I'm gonna be your eyes

8.6K 233 4

Author PoV

Tasha hanya bisa duduk mematung, menerima suapan dari Aaron, tersenyum pahit. sudah 2 minggu dia menyadari dia buta, rasanya sakit. sakit sekali.

"Aaron" suara Tasha berubah menjadi sendu.

"Ya?" ucap Aaron menatap Tasha

"apa aku merepotkanmu?" ucap Tasha pelan

"Tidak sayang. kau tidakpernah merepotkanku" ucap Aaron tersenyum, mencium pelupuk mata Tasha

"aku akan menemukan pendonor mata secepatnya sayang. tunggulah." janji Aaron membuat Tasha tersenyum. berusaha mengelus wajah Aaron.

-------

"Daddy!! Mom!! Where's daddy?" teriakan Vanilla membuat Cecil panik. okay. dia sedang memantau cabang di Jakartanya yang sudah ditinggal satu bulan itu.

"Honey, sebentar ya, mom mau kerja dulu" ucap Cecil memberi pengertian pada Vanilla, membuat Vanilla mengangguk sedih.

Cecil menekan layar tombol iphone 6 nya. menunjukkan nomor handphone Romeo

Tut...

.

.

.

.

.

.

Tut.

.

.

.

.

.

"Ya, Cecil?" suara bariton Romeo membuat Cecil menelan ludah

"Vanilla membutuhkanmu. aku sedang bekerja." ucap Cecil dengan dua tarikan nafas, lalu menutup telepon

*

"Vanilla!!" suara merdu Romeo membuat Cecil membukakan pintu apartemennya

Romeo sedikit menelan air liur nya, kaos kebesaran dan hotpants membuat Cecil sangat cantik

"Vanilla dimana?" ucap Romeo serak

"Oh. dia ada di dalam" ucap Cecil.

Vanilla segera berlari menuju daddynya kalau tidak...

Bugh!

"HUEEEEEEE.." teriakan nyaring Vanilla setelah badan gempalnya jatuh di lantai membuat Romeo langsung memeluknya

"It's okay, daddy's here" ucap Romeo mencium Vanilla berulang kali

"emm... Romeo, aku bisa minta tolong?" ucap Cecil pelan

"Ya. tentu saja" ucap Romeo tersenyum

senyum yang membuat hati Cecil hampir meleleh

"Em... aku harus pergi 2 jam saja untuk mengurus cabang ku yang di Jakarta ini. jadi, bisa menemaninya kan?" ucap Cecil membuat Romeo mengangguk

"okay. terimakasih" ucap Cecil terburu buru, mengambil handuk dan masuk ke kamarnya.

Membuat romeo harus menghilangkan segala pikiran mesumnya

tidak sampai 1 jam, Cecil telah siap dengan kemeja biru tua dan rok span berwarna putih selutut juga high heels biru dan polesan lipstick berwarna nude menyempurnakan dirinya

membuat Romeo berkali kali harus menahan dirinya untuk tidak menerjang Cecil

.

.

.

.

.

.

TBC
udah panjang belum sih? wkwk
oh iya. once again, temen gue, Salsa sama Lidya, kali ini bekerja sama membuat story baru di ACC WATTPAD GUE -_- heran deh tuh anak ga mau buat acc sendiri -_-
Judulnya adalah "We Called It Love"
dan mereka sekali upload part panjang kok  :') miris sendiri saya melihat mereka yang bisa upload pnjang.

"We Called It Love" itu, cerita yang ada lagunya, dan BASED ON REAL STORY 20%!! kebayang ga sih?!

Xoxo

Me

Bitter Dream Sweet Love[OWNER1]Baca cerita ini secara GRATIS!