[2] Moon

379 197 213
                                    

Jangan lupa absennya, nnt di alfa in lohhh. Wkwkwkw...

Happy reading










Malam yang sangat indah. Bintang-bintang bertaburan diatas dilangit, sempurna sekali melihatnya. Tentunya bagi penikmatnya, bukan para pembencinya.

Hembusan angin malam mulai memasuki kamar Sowon, lewat pintu balkon dikamarnya.

Sowon diam dan hidmat, menikmati bulan dimalam hari. Bintang-bintang juga bertaburan di langit. Sempurna, sempurna sekali bagi para pecinta langit malam.

Angin malam lambat laun mulai memasuki celah baju Sowon. Membuat bulu kuduknya berdiri, karena perubahan suhu.

"Ahh, dingin." ucapnya seraya memeluk dirinya dengan kedua tangannya.

Sowon pun langsung masuk kedalam kamar tidurnya dan menutup pintu balkonnya rapat-rapat.

Ia berjalan menuju kasur miliknya, lalu menjatuhkan dirinya ke kasur super lembut itu. Badannya terampul karenannya.

Sowon memejamkan matanya. Suara jarum jam yang berputar sangat terdengar, setiap detik. Suara notifikasi ponsel terdengar dengan sangat nyaring ditelinga Sowon.

Sowon merubah posisi tidurnya, menjadi tengkurap. Kedua kakinya terangkat keatas, kedua tangannya menjadi tumpuan diatas bantal empuk miliknya. Sowon melihat ponselnya, lalu senyum lebar terukir diwajahnya setelah membaca pesan masuk.

Oppa 💜
: Yeobo, apakah kau sudah tidur?

Jari mungil Sowon menari-nari diatas keaboard ponsel miliknya, senyumnya tak pernah pudar dari wajahnya.

Sowon
: Belum, Aku masih terbangun sekarang.

Balasannya itu terkirim kepada sang penerima, kemudia muncullah dua garis abu dikanan bawah tulisannya itu. Tak lama kemudia dua garis abu itu berubah menjadi biru, bertanda sudah dibaca oleh sang penerima.

Oppa 💜
: Mengapa? Kau harus tidur untuk memulai hari esok. Aku pun sebentar lagi akan tidur, Good night 💜

Sowon
: Ne, Good night >_<

Kemudian Sowon bangun dan menaruh ponselnya diatas nakas putih yang berada disamping kiri kasurnya. Pesan tadi telah terbaca oleh sang penerima.

Mata Sowon menatap kosong atap putih dikamar tidurnya. Tangannya mulai meraba-raba kasur miliknya, dan akhirnya memegang barang yang sedang ia cari. Sowon pun langsung memeluk guling tersebut dan tak lupa selimut putih yang siap untuk menghangatkannya pun dikeataskan olehnya.

Tepat pukul 7 pagi di dalam dorm bts, di kamar salah satu membernya. Cahaya matahari pagi telah memasuki celah jendela dan tirainya. Namun hanya sedikit yang masuk kedalam ruangan tersebut, karena tirai jendela tersebut belum dibuka oleh Jin. Jin yang masih tertidur lelap diatas kasur miliknya. Tidur sambil memeluk sebuah guling dengan posisi tak karuan, tak lama alarm di jam digital miliknya berbunyi kembali.

Jin membuka matanya perlahan, tangannya meraba nakas mencari jam digital tersebut untuk kemudian ia matikan.

"Ahh," desah Jin setelah duduk tegap di atas tempat tidurnya, terbangun karena alarm tadi.

Backstreet Idol Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang