Di Tanah Abu-abu

480 55 1
                                    

I'm going to roll up
a rug and smoke it
the car in the garage and I'm
gone, like a sad old candle

-Robert Creeley, Jack's Blues


di tanah abu-abu di depan sekolah
di halaman depan yang diisi dengan jejak kakimu
kau membicarakan tentangnya padaku
saat aku bilang aku mencintaimu.

dulu aku pernah meminjam kamus di perpustakaan sekolah
dan memasukkan perasaan itu ke dalamnya dalam bagian huruf R
salah satu huruf itu mengandung namamu dan juga;
Rumah, Renta, Rintik, Rindu, Rasa, Resah, Randu.
aku langsung mengembalikan kamus itu ke perpustakaan sekolah.

di dalam rasaku yang lain, aku memasukkan perasaanku ke dalam map berwarna biru cerah, yang diisi kata-kata ceria dalam jadwal pulang sekolah yang menempel di toko-toko komputer.

aku melihat teman-temanmu dalam seragam sekolah-berbaris di depan pintu-membaca notifikasi masuk di malam Minggu. salah satunya pesan dari ibunya: Jangan pulang terlalu malam.

sebab kau tidak tahu, di Sabtu malam aku mengikuti sebuah festival puisi-berbaris di antara orang-orang yang tidak pernah kukenal. mereka terlihat lebih hidup dan mereka tidak mengenalmu.

aku bertanya pada salah satu di antaranya -karena membacakan puisi tentang remaja patah hati yang benci tinggal di kotanya dan tidak ada yang merayakan kehidupannya dan mencintai seseorang dalam kamus bagian huruf R.

ia bilang, kota ini adalah kota Malam Minggu. menunggu pesan masuk dari ibu. dan mencintai seseorang di halaman sekolah, dan menunggunya selama bertahun-tahun. dan menyimpan semua bentuk perasaan ke dalam kamus di perpustakaan sekolah, dan hidup di dalam puisi yang terlalu panjang hingga suatu hari kau bertelanjang di koridor stasiun.

Ayahmu Tumbuh di Halaman BelakangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang