Chapter 45

1.1K 143 27
                                    

Hi Bubu❣
Please 🌟 and Comment.

Happy reading...

____oOoOoOo_____

"GABRIELLA!!...."

"Astagfirullah," Gabriella yang sedang meminum jus buah naganya seketika menyemburkan jus miliknya itu akibat dari teriakan nyaring dari temannya Febbi.

"Gab,Gab... lo musti lihat ini!,"

Gabriella yang diguncang oleh Febbi hanya bisa pasrah, "duh pelan pelan Feb ada apa sih."

"Ini loh gue bawa berita hanget sehanget rahim gue melihat abs Jaeuhyun oppa," ujar Febbi ngasal.

"Dih."

"Lo tau nggak? lady's gols ternyata punya anggota baru anjir... dan bakal diresmiin besok." lanjut Febbi yang terlihat hebo sekali.

Gabriella menghela nafas, dia sudah menduganya bahwa setertutup apapun seleksi yang mereka lakukan pasti tetap akan diketahui publik. Siapa yang menyebarkan secepat ini?.

Gabriella memangku kaki dan bersilang dada, "trus?."

Febbi mengambil kursi dan duduk berhadapan dengan Gabriella. "Nah masalahnya tentu ada," ucapan Febbi membuat Gabriella menautkan alis bingung.

"Lo tau sendirikan becrux engga suka banget ama lady's gols."

"Hu'um," angguk Gabriella membenarkan.

"Dan hal itu jadi perbincangan panas tau gak karena, banyak yang beranggapan pasti becrux bakal mikir lady's gols punya rencana buruk untuk Nathan."

"Lah? kok pikirannya negatif banget dah. Siapa tau lady's gols mencari member baru buat menambah posisi doang," Gabriella sebagai Lady tentu saja membantahnya. Sebegitu burukkah mitra Lady's gols dimata publik.

"Mana gue tau Gab, intinya problem dari pendahulu mereka itu nurun ampe generasi mereka so, problem mereka belum clear. You know lah," ucap Febbi seraya mengendikan bahunnya.

"Menghaduh," Gabriella menggeleng geleng kepalannya. Terlalu banyak puzzle yang harus dia susun agar kebenaran terungkap cepat atau lambat identitas mereka akan terbongkar karena, musuh mereka tentu saja ada dimana mana tanpa diketahui.

Saat sibuk dengan pikiran masing masing, tiba tiba saja Intan dengan tidak sopannya mengagetkan mereka berdua.

"DUAR!!"

"Oh demi darah babi!. INTAN!!!"

Intan, Angel dan, Hanna terkekeh dengan ekspresi Gabriella dan juga Febbi.

"Lu ya! kalo gue jantungan gimana? trus koit di usia muda gimana?! nanti kasihan kan jodoh gue!," Intan yang diomeli habis habisan oleh Febbi hanya menutup telinganya.

"Selow Feb gak bakal koit kok," Intab berkata sambil menepuk pundak Febbi lalu beralih kek Gabriella. "Gab tuh titipan lu."

"Oh iya iya thanks." Saat Gabriella menerima pesanannya dari Angel tak sengaja ia mendapati lengan Angel yang memerah, "Ini kenapa Njel kok merah gini?."

KAVALARISTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang