TR-4

57 21 8
                                    

Angel berjalan menuju kelas nya, Indah yang mengikuti nya dari belakang pun memanggilnya.

"ANGEL!"

"Angel tungguin Indah dong,"

"ANGEL!"

Rain tetap berjalan, mengacuhkan setiap teriakan dari Indah. Rain hanya ingin sendiri kenapa Indah terus mengikutinya, itu membuat Rain jengkel.

Rain mengeluarkan earphone nya dan memasang nya di telinga, dan terus berjalan.

"Hosh...hosh...hosh," Indah kelelahan karena mengejar Rain.

"Cepet banget jalan nya si Angel, gila," Indah geleng-geleng kepala, padahal tadi dia sudah berlari mengejar Rain tapi tetap saja tak terkejar.

"KUCING KAGETT!!!" Ada seseorang yang menepuk pundak Indah yang sedang berdiam diri memikirkan Angel.

"EH IYA KAGET AMPUNIN INDAH MAMA!!!" Latah Indah dengan mengangkat kedua tangan nya ke udara.

"Hahahaha, gue baru tau kalau Indah itu latah," Tawa Adit dengan geli nya sambil memegang perutnya.

"Ihh apaan si dit, kalau Indah serangan jantung gimana," kesal Indah.

Indah berjalan dengan kaki di hentakan di lantai, "Ah tau deh, kezel - kezel sama Adit,"

Adit bergidik melihat kelakuan Indah, dia melipat tangan nya di dada sambil melihat Indah yang semakin menjauh.

"Dasar Alay,"
kata - kata yang tak sengaja keluar dari mulut Adit. Adit tersadar dia menggeplak mulutnya dengan tangan nya.
"Astaga dit gak boleh gitu, dosa" ucapnya pada dirinya sendiri sambil mengelus dada.

-///-

Rain sedang berada di taman belakang sekolah, dia duduk di kursi panjang yang ada disana. Dia masih memikirkan kejadian yang selalu terlintas di kepalanya.

'kalau kejadian itu benar, lalu bagaimana keluarga nya. Pasti mereka sangat terpukul, apakah dosa ku bisa di ampuni, aku salah. Aku lengah.' -batin Rain.

Rain menghela napas, menutup mata nya dan mendengarkan lagu yang sedari dia dengar. Air mata secara tidak sengaja keluar dari mata Rain yang sedang menutup mata itu.

Tiba - tiba ada yang menepuk pundak nya. Rain masih diam seakan dia tertidur, orang itu pun duduk di samping Rain, dan mengusap air mata yang keluar dari mata Rain, perlahan mata Rain terbuka, dia melihat seseorang sedang menatap nya. Dia terbangun. Lalu pergi.

-///-

Sky sedang berjalan entah kemana dia hanya ingin tenang, dia melihat seseorang, seperti sedang tertidur, tapi dia juga mengeluarkan air mata. Kaki Sky melangkah menuju orang itu, dia melihat orang itu. Mendekati nya. Itu Angel, tanpa sadar dia duduk di samping orang itu. Tangan nya seperti tergerak sendiri untuk menghapus air mata itu. Tiba - tiba Angel membuka matanya, dan membuat Sky tersadar, Sky gelagapan, sebelum dia berucap. Angel bangkit dan meninggalkan Sky.

"Gue ini kenapa, niat nya mau ngelupain dia tapi malah nyamperin Angel," Sky diam dan memikirkan tindakan nya, dia memikirkan Angel kenapa menangis, apa dia ada masalah?, Ah entahlah dia tidak ingin terlibat dengan gadis itu.

"Woy sky!!" Teriak Adit di belakang nya.

"Astaga dit," Sky terperanjat kaget sampai memegang dadanya.

"Bengong Mulu lu,"

"Gue lagi banyak pikiran dit,"

THE RAIN(Hiatus)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang