★02★

43.2K 3.2K 346
                                    

-Kenzo's P.o.V-

Gue paling males kalo harus ikut MOS. Nggak di SMA, nggak di universitas, semua MOS nggak gue suka. Alesan kenapa gue nggak suka? Yang pertama, males dengerin sambutan rektor. Yang kedua, males liat tingkah panita MOS a.k.a senior yang sok. Yang ketiga, alesan yang ketiga ini alesan yang spesial. Karena di HI nggak ada Randy gue—Maksud gue, Randy. Belum sah sih jadi milik gue.

Gue angkat buku yang gue pake buat penutup muka waktu tidur dan nengok kanak kiri. Anak manajemen duduk dimana ya?

Oh ya, beberapa orang pasti bertanya-tanya, kenapa Kenzo-sama yang guanteeng nan dermawan ini kuliah di Indo? Kok nggak di Jepang? Apa otak Kenzo-sama nggak sampe buat sekolah disono? Ato Jepang nggak terima orang ganteng seperti Kenzo-sama ini??

Ada beberapa jawaban untuk pertanyaan diatas. Yang pertama, faktor pertama dan utama adalah karena gue salah liat tanggal daftar ulang. Harusnya gue ke Jepang 2 bulan kemaren, tapi karena terlalu merindukan Randy, sorry, gue mulai alay karena gue kangen ama tuh orang, setiap hari rasanya begitu hampa dan bahkan jam dindingpun nggak berputar kearah yang seharusnya. Alhasil gue salah info. Itu sih jawaban yang gue pingin jawab, tapi kenyataannya... Gue salah liat hari dan tanggal. Gegara online mantengin FBnya Randy, bahasa yang mudah dicerna, Ngepoin FBnya Randy, gue jadi tidur larut malem, sebelum tutup FB, gue iseng cek situs universitas itu dan gue pikir 09() ini bulan sembilan (sepertember), EH ternyata itu maksudnya, tanggal 9 (SENIN) info aja, Getsuyoubi itu bahasa Jepang buat hari senin, kanjinya 月曜日nah, kanji (getsu) ini sama.. persis-sis-sis! kayak kanji (baca gatsu) yang berarti bulan.

Jadi singkatnya, Kenzo-sama nggak bego, tapi cuma kemaren.... Khilaf.

Takut bakal dimarahin ortu, Kenzo-samapun mulai mencari ide, berpuasa dan bertapa, puasa tidak melihat oppai dan bertapa menerima flat oppai.

Berucaplah, ngomonglah gue ke nyo-bo-kap.

Gue: "Kaa-chan..."

Nyokap: "Hmm?"

Gue: "Ken mau ngomong sesuatu sama Kaa-chan sama Papa" (Sebenernya malu harus panggil bokap papa, tapi apa daya, selama wifi dibayar bokap, mulut tak sanggup komplen)

Bokap: "Ngomong apa?"

Gue: "Begini, Ken... errm... nggak pingin kuliah di Jepang, pingin disini aja"

Mulailah Nyokap Bokap masang wajah preman tanah abang yang serius.

Nyokap: "Tidak bisa. Kaa-chan dulu pernah minta Ken-chan kuliah disini, tapi Ken-chan terus minta minta dan minta kuliah di Jepang"

Bokap: "Bener, dulu kamu ngebet dan Papa ama Kaa-chan udah setuju kamu kuliah disana. Nggak bisa, nggak boleh. Ini udah waktunya daftar ulang"

Gue: "Tapi Ken CINTA INDONESIA!!!" mulai pasang wajah semangat '45

Bokap: "Nggak ada alesan. Arjuna, anak pak Werden aja ke Jerman, dan nggak berarti dia nggak cinta Indonesia"

Oh Nooooo.... Gue tau kalo bokap gue itu emang PRIA SEJATI, nggak menarik kembali ucapannya. Tapi, tapi karena kebeg—kekhilafan gue, gue...

Gue: "Kaa-chaan... Ken sejujurnya... nggak mau pisah dari Kaa-chan.. Ken, masih ingin bersama Kaa-chan, ama papa juga"

Mulai wajah Nyokap melunak

Bokap: "Nggak bisa, udah saatnya kamu mandiri. Toh liburan musim panas, musim dingin, musim semi masih bisa balik ke sini. Lagian Nenek kamu juga di Tokyo kan? Ngapain bingung kangen-kangen segala"

My Darling Randere [ 2 ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang