5. Surprise!

15 6 28
                                    

"Gimana? Bagus kan rencana nya?" Tanya Zaka, anak futsal yang juga menjabat menjadi wakil ketua kelas.

Rosa, si cewe bar-bar yang banyak omongnya menjawab. "Bagus banget, gue suka sama rencana lo."

"Rencana nya aja suka, gimana orangnya Ros?" Celetuk Doni yang langsung mendapat tabokan keras dari Rosa.

"Canda anjir!"

"Ra, Gue mau liat dong spanduknya." Fiza melihat ke arah Zahra yang sedang ribut dengan Rara karena coklatnya diambil. "Eh, bentar gue ambilin dulu."

Zahra, si peminat nomer satu cokelat. Ia paling tak rela membagikan cokelatnya ke siapapun.

Sebelum melangkah pergi mengambil spanduk yang bertuliskan 'Happy Birthday', Zahra menoleh. "Woi Gin, jagain cokelat gue. Awas kalo sampe ada yang makan!" Ancam Zahra sambil menyipitkan matanya.

"Ya ya ya."

Tak lama kemudian. "Nih Fiza, liat aja sendiri." Ucap Zahra sambil memberikan spanduknya ke Fiza. "Entar lo yang bawa spanduknya kan?"

"Iya, gue sama si curut satu ini." Kata Zahra lagi sambil menunjuk Rara yang hampir berhasil merebut coklat miliknya. "Heh punya gue setan! Jangan coba-coba lo ambil dari gue!"

"Tyo, lo gak nyusul Ed?" Tanya Flo ke Tyo yang sedang mabar dengan Randy dan Rafa. "Eh iya lupa hehe."

"Gue mau nyusul Ed dulu, nanti lanjut mabar lagi Fa, Dy."

"Yoi."

Sementara Tyo menyusul Ed, yang lain nya pun bersiap untuk kedatangannya. Sampai...

"SURPRISE!!"

"Happy Birthday Edmund!!"

Hening.

"Eh? Maaf, saya bukan temen adek." Kata si pegawai cafe tersebut.

Itu bukan Ed. Dia hanya si pegawai di cafe ini yang sedang disewa oleh anak kelas ini.

"Oh maaf maaf, saya kira teman saya tadi." Timpal Shera yang membawa kue ulang tahun. Nah jika Ed blasteran Spanyol, maka Shera ini blasteran Arab.

Bisa dibilang dia yang paling kalem dari semua anak kelas, tapi terkadang dia juga bisa bobrok dengan versinya sendiri.

Shera lah yang diminta untuk membawa kue ulang tahun. Karena kalau kata Gina. "Yang bawa kue mending Shera aja dah, kalo anak lain takutnya kuenya malah dibuat mainan. Termasuk gue juga sih."

"Malu-maluin banget sih astaga." Ini si Randy yang bilang sambil membuat gaya lebay nya.

"Lah emang lo punya malu?" Tanya Rafa dengan entengnya.

Tia mengintip melalui jendela cafe. "Udah udah, tuh liat Ed udah diparkiran sama Tyo."

"Woi woi cepet sembunyi, lampunya matiin bego!" Flo memberi instruksi dengan panik sambil mengumpat.

Suasana menjadi hening sampai semua mendengar ada derap kaki masuk ke cafe.

"SURPRISE!!"

"Happy Birthday Edmund!!"

"Eh bebek bebek."

Gina melongo mendengarnya. "Kaget lo gak elite banget dah"

"Hehe, namanya juga kaget gimana bisa elite?" Kata Ed dengan cengiran khasnya.

"Ciee yang ultah, habis ini traktiran lagi yok!" Celetuk Zihan yang masih ingin traktiran lagi.

"Duit gue lagi pas-pasan Han, maap. Kapan-kapan aja dah gue traktir."

Zihan ingin menimpali omongan Ed tapi sudah didahului dengan Shera. "Ekhem, masih lama gak? Gue tuh cape ya megangin kue terus!" Omel Shera dengan tangan yang gatal ingin melempar kuenya ke wajah Ed.

"Hehe maap." Kata Ed lalu meniup lilinnya lalu membuat permohonan di dalam hati. "Yok yok yok dipotong kuenya!" Ucap Doni tak sabar.

Lia sudah bersiap dengan pisaunya, ia langsung memotong kue. "Potongan pertama buat sape niih?" Tanya Lia penasaran.

"Buat Shera dong, kan lo-" Sebelum Ardi melanjutkan ucapannya, Tia sudah membekap mulut pacarnya itu. "Diem, jangan ember deh yang!" Begitulah kira-kira bisikan Tia ke Ardi.

"Eh apaan, apaan? Kenapa nih? Gue ketinggalan berita apaan?" Kata Rafa yang sedang kepo.

Ed melotot ke arah Ardi. Yang dipeloti pun hanya cengar cengir seolah tak punya dosa.
"Hmm gue jomblo gue diam." Itu celetukan Doni yang langsung dijawab oleh Rosa. "Dih jomblo katanya, tuh anak IPS 5 sapa hah?!" Kata Rosa dengan emosinya.

"Oh iya ya, gue kan masih punya Shasa." Ucap Doni dengan tampang begonya. "Yeu, bego lo!"

"Udah udah. Potongan pertamanya ini buat pak ketu aja dah, gue salut sama Yoga yang mau ngurusin anak kelas meski isinya anak-anak absurd." Timpal Ed mencoba tenang dan mengalihkan pembicaraan.

___

TBC

10 vote dan 20 komen aku langsung up^^
___

Vote dan komen ya!
Biar aku tambah semangat up nya

Classmate (On Going)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang