1. Perjalanan

193 164 30
                                    

Paginya Crala langsung pergi bersama Alexander ke hutan gaib bernama Hutan Arvara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Paginya Crala langsung pergi bersama Alexander ke hutan gaib bernama Hutan Arvara. Hutan Arvara hanya bisa di lihat apabila orang itu bukan seorang muggle.

Di Hutan Arvara terdapat stasiun bernama Stasiun Charvara. Stasiun Charvara adalah stasiun kereta kuda terbang yang akan membawa para murid Charbirline menuju Alvazor.

"aku hanya bisa mengantarkan mu sampai di sini" ucap Alexander sambil menatap ke arah depan.

"kenapa kau tidak ingin mengantarkan ku untuk masuk ke dalam?" tanya Crala yang menatap Alexander di sampingnya.

"aku ingin sekali mengantarkan mu sampai ke dalam tapi aku tidak bisa" jawab Alexander.

"kenapa tidak bisa?" tanya Crala sekali lagi.

"kau akan mengetahuinya nanti" jawab Alexander sambil tersenyum ke adik perempuannya.

"kau selalu menjawab pertanyaan ku seperti itu Kak" ucap Crala sambil cemberut.

"hei jangan cemberut, kakak mu ini tidak suka melihat adik perempuannya cemberut" sahut Alexander sambil tertawa kecil.

"hhmm sebelum kamu masuk kakak mau kasih kamu ini" ucap Alexander yang memberikan Crala sebuah tiket.

"ini tiket untuk kamu naik kereta kuda terbang. Ingat nomornya nomor 2:6 jangan sampai salah naik kereta ya" nasihat Alexander sambil mencubit pipi Crala.

"aww iya iya, tapi kok nomor keretanya aneh?" tanya Crala sambil memperhatikan tiket yang ia pegang.

"sihir juga aneh di mata seorang muggle" jawab Alexander dan Crala hanya menghembuskan napasnya saat mendengar jawaban Alexander.

"kakak cuman mau kasi tau kamu sesuatu sebelum kamu meninggalkan kakak untuk pergi ke Alvazor" sambung Alexander.

"apa?" tanya Crala.

"saat kamu melihat Kuda Unicorn putih bernama Georgia tandanya kamu adalah seseorang yang mendapatkan mimpi dari orang yang inisial V.G" jawab Alexander sambil memegang kedua bahu Crala.

Crala hanya menganggukkan kepalanya bertanda ia mengerti apa yang di katakan Alexander. Alexander langsung memeluk Crala dengan erat.

"Tuan Aoifel ku jangan menangis" ucap Crala sambil menepuk tubuh belakang Alexander.

"aku benar benar tidak ingin menangis bahkan aku sudah janji pada diriku untuk tidak menangis di hari keberangkatan mu tapi melepaskan mu ke Alvazor itu sungguh berat Crala" sahut Alexander dan pelukannya semakin erat.

"kamu adalah wanita yang aku sayang setelah Ibu" sambung Alexander.

"aku akan baik baik saja di sana dan aku akan merindukan mu Kak. Sungguh andai saja kakak tidak menyuruh ku untuk kembali ke Alvazor sedangkan aku tidak tahu kenapa kakak menyuruh ku kembali ke Alvazor dan sekolah di Charbirline. Aku juga tidak pernah ke Alvazor ini pertama kalinya aku akan pergi ke sana" sahut Crala. Alexander langsung melepaskan pelukkannya.

Cedric & Crala of School Charbirline [Hiatus]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang