Gresiella's POV

"Hai. Nona asing" sapa seseorang yang kini sudah duduk disampingku dengan buku Fisika ditangannya.

Nona asing? Memangnya aku asing? Ah, ya, aku lupa, aku bukan seseorang yang tenar yang semua orang pasti tahu.

"Ya, hai" jawabku singkat.

"Free class, eh?" tanyanya lagi. Tunggu. Kok aku seperti mengenali suaranya ya?

Aku menoleh ke kanan, dimana laki laki itu duduk. Tunggu, diakan?

Greyson?

"Tidak" jawabku lalu menoleh ke arahnya sebentar, setelah itu kembali menatap bukuku lagi.

"Aku Greyson Chance. Dan, kau...?" ucap Greyson sambil mengulurkan tangannya kearahku.

"Ella" jawabku singkat masih fokus dengan bukuku, tanpa membalas uluran tangannya.

"Ella....?" ucapnya dengan nada bertanya.

Aku menghembuskan napas pelan.

"Gresiella Holt, Mr. Chance" ucapku dengan menekankan kata 'Mr. Chance' sambil menghadap kearahnya lalu membalas uluran tangannya singkat.

"Hoho... oke, oke. Ms. Holt" ucapnya meniru ucapanku yang memanggilnya dengan nama keluargaku, ditambah mimik, ekhem.. lucu. Ya, aku akui itu. Sedangkan Greyson terkekeh pelan.

Aku masih menghadap kearah wajahnya. Hidungnya yang mancung, bibirnya yang tipis, pipinya yang memerah, dan.. matanya, astaga, warna hazel dimatanya entah kenapa membuat tatapanku terkunci. Dan reflek membuat bibirku mengukir senyum simpul.

Tunggu? Apa yang kau pikirkan, Ella? Ugh! Dasar bodoh, bisa bisanya aku berpikir seperti itu-_-

Cepat cepat aku mengalihkan pandanganku ke arah buku.

"Ella?" ucap Greyson menyadari tingkahku barusan.

"Uhm.. ya?" sahutku singkat.

"Kamu tidak mendengarkan ku?" tanyanya lagi.

"A..pa?" tanyaku bingung. Jadi selama aku meneliti wajahnya, dia memgajakku berbicara?

Ugh! Bodoh sekali aku harus melamun meneliti wajahnya-,-

"Haha. Sudahlah lupakan saja" ucapnya diselingi tawa.

--------

Greyson's POV

Sudah kuduga pasti semuanya lupa dengan pr itu. Dan untungnya ingatanku kuat. Hehe.

Aku berjalan menyusuri lorong sekolah yang masih sepi ini. Ya, bagaimana tidak sepi, sekarang kan masih jam pelajaran.

Ah ya, lebih baik aku ke perpustakaan.

Setelah mendapat buku yang kucari, aku berjalan diantara rak rak buku yang tersusun rapi, dengan buku yang berdebu.

Kedua mataku melihat cewek yang sedang duduk di bangku di sudut perpustakaan sambil membaca buku... entahlah, aku tidak tau buku apa itu.

Senyumku mengembang ketika aku sadar kalau itu kan cewek yang waktu itu tidak sengaja aku tabrak.

Dari awal aku melihatnya aku sudah tertarik. Entah apa yang membuatku tertarik dengannya.

Akupun memutuskan untuk menghampiri cewek dengan dress hitam yang ia pakai dan rambut pirang nya yang ia gerai. Simple tapi cantik.

What?

Tadi aku bilang apa? Haha.. sudahlah...

"Hai. Nona asing" ya, aku memanggilnya nona asing, mengingat kalau aku belum mengetahui namanya.

The Mistaken // Greyson ChanceRead this story for FREE!