Prilly pun menatap Ali dengan tajam ia tidak mengerti dengan semua ucapan Ali kepada suster yang mengaku bahwa prilly adalah istri Ali

"Lo bilang apa aja sama tuh suster hah?"Tanya prilly dengan tatapan seperti orang mau membunuh

"Lo itu istri gue Dan gue itu suami lo,itu doang"ucap Ali ragu

"Lo bilang gitu sama tuh suster"ucap prilly agak kencang

"Stt pelan pelan aja keles,yaudahsih selaw"ucap Ali enteng

"Enak aja lo bilang gitu,ogah bgt gue jadi istri lo"ucap prilly

"Ciuss miapah?"ucap Ali menggoda prilly

"Alay lo"ucap prilly

"Gini gini suami kamu kan"ucap Ali tersenyum jahil

"Nih balasan buat lo yg udah ngaku ngaku jadi suami gue"ucap ali mengarahkan tangannya ke muka ali namun tidak kena

"Awww"rintih prilly sambil memegang kakinya

"Nah kan kualat sama suami"ucap ali

"Ali stop lo ngomong suami,jijik gue dengernya"ucap prilly

"Oiya sampe lupa,nih gue beliin lo bubur lo belom makan kan?"ucap ali

"Hmm"ucap prilly singkat

"Kok gitu sih jawabnya"ucap ali sambil membuka bubur yg tadi dibelinya

"Prilly?lo marah sama gue?"ucap ali

"Engga, gue lagi mikir aja semakin lama gue di rumah sakit pasti biayanya makin bertambah nah gue juga harus terapi jalan sedangkan uang gue aja gacukup"ucap prilly tiba tiba mengeluarkan air mata

"Udah tenag aja ada gue, biar gue yg nanggung semuanya sampe lo sembuh"ucap ali

"Makasih li,tapi gue gamau nerima semuanya dengan cuma cuma gue mau kalo gue juga bisa berjasa sama lo jadi gaada utang budi diantara kita"ucap prilly

"Udah tenag aja nanti gue pikirin lagi gimana baiknya, udah nih makan dulu buburnya keburi dingin"ucap ali

Prilly pun makan bubur itu dengan lahap ya yaaa tentu saja karena dari kemarin dia belum makan

"Lii makasih ya atas semuanya, gue gatau kalo lo gaada"ucap prilly

"Iya sama sama"ucap ali

"Li gue mau minta tolong sama lo kali ini pliss"ucap prilly

"Iya apa?"ucap ali

"Tolong bilang kalo misalnya ibu gue nanya keberadaan gue dimana lo jangan kasih tau apa yg sebenarnya terjadi"ucap prilly

"Kenapa bukannya malah bagus kalo ibu lo tau?"ucap ali

"Bukan gitu gue gamau ibu gue tau kalo gue sakit gue gamau buat ibu gue sedih dengan keaadan gue yg kaya gini,biar aja gue sembuh dulu baru gue ketemu ibu gue"ucap prilly

"Okee itu bisa diatur"ucap ali

Pagi pun berganti malam jalanan ibukota yg ramai mulai sepi

Disisi lain terlihat ibunya prilly cemas menunggu anaknya yang tak kunjung pulang sejak 2 hari yang lalu

Ibu prilly pun akhirnya mengunjungi tempat dimana prilly bekerja

"Permisi mba saya mau tanya, prilly nya ada?"ucap ibu prilly

"Hmmm...."ucap pelayan tak sempat melanjutkan ucapannya ia bingung harus berkata apa

Tiba tiba pemilik cafe datang melanjutkan perkataan pelayan cafe

"Permisi, apa ini dengan ibunya prilly?"ucap pemilik cafe yg tak lain tak bukan adalah papahnya ali

"Iya saya ibunya saya mau tanya kok prilly sudab dua hati tidak pulang ya?apa bapak tau dia ada dimana?"ucap ibu prilly khawatir

"Ibu tenang saja prilly baik baik saja, sekarang dia saya pindah tugas kan di cabang cafe lain yg berada di bali, mungkin dia di sana satu bulanan lah paling cepat. Oh ya maaf ya bu karena saya telat memberitahukan ini kepada ibu"ucap papa ali

"Ohh gitu tapi dia baik baik saja kab ya disana?"ucap ibu ali

"Iya ibu tenang saja ia baik baik saja, oiya ini nomor prilly yg baru ibu bisa menghubunginya"ucap papa ali

"Terimakasih pak saya permisi dulu"ucap ibu prilly


my bodyguardBaca cerita ini secara GRATIS!