psychopat cantik pecinta judi (S4)

Mulai dari awal
                                    

Sedetik orang tersebut langsung pingsan di tempat.

"Selesai.''  Ucap Sakura tanpa beban dan duduk di tempat orang yang marah tadi. Ia menaikkan kedua kaki dimeja sembari melipat kedua tangan didepan. Angkuh.

Aura sakura yang dominant hitam menguar disekitar mereka. Mata emerland  yang polos berubah menjadi tatapan tajam yang haus akan kemenangan.

Mereka disana hanya menatap kagum pada sosok wanita cantik arrogant yang memiliki aura seperti itu. Benar benar mengagumkan dan menarik. Jarang sekali mereka bertemu wanita seperti itu disini. Bahkan hampir tidak ada.

"Aku ingin main juga." Suara datar dan dingin sakura menerpa gendang telinga semua orang disini.

'Bahkan suara nya saja menyeramkan'

"Siapa lawanku kali ini." Ucap sakura lagi. Sorot mata tajam layaknya predator yang biasanya ia tunjukkan ketika menjadi mafia ternyata berguna juga disini.

See? Dengan itu saja mereka hanya menatap nya takut takut.

"kalian punya mulut tapi tidak menjawab. Apa kalian ingin ku robek saja. Biar sekalian tidak bisa bicara lagi." Ujar sakura menatap satu persatu dari mereka.

Semua menggeleng.

Mereka tidak mau.

Alasan tidak mau berbicara adalah karena aura sakura yang mendominasi mereka sehingga ingin bicara saja seperti berhenti di tenggorokan.

"A-Aku.." ujar seorang pemuda ditengah-tengah banyak nya laki laki berbadan besar disamping nya. Susah payah ia mengucapkan satu kata itu.

Sakura tersenyum miring karena akhirnya ada juga yang ingin bermain. ia mengarahkan jari telunjuk untuk pemuda itu mendekat ke arahnya.

"Ayo kita mulai tampan." Ucap sakura mengedipkan sebelah mata sembari terkekeh melihat pemuda itu salah tingkah dengan nya.

.

" lima belas." Tebak sakura

"Enam belas." Tebak pemuda itu. Yakin.

Sang bandar kembali mengocok kotak hitam itu secepat tadi.

Tak!

Angka lima belas yang nampak.

Sakura merasa girang ditempat. "Yes. Sudah ku duga bahwa angka itu lima belas."

"Mana perak mu berikan!!!.'" Perintah sakura pada pemuda itu. Sang pemuda dengan cepat memberi beberapa perak  pada sakura.

"Dua puluh!"

"Tiga!"

"Yes. Menang lagi."

"Dua!"

"Tujuh!"

"Yes. Menang lagi. Arghh gilaa. Ini sangat mudah."

Permainan itu  terus berlanjut semakin memanas. Terlihat sakura yang memenangkan permainan itu lagi dan lagi.  Sudah beberapa banyak kantong perak juga memenuhi meja nya.

Sorak sorak pendukung sakura pun semakin mengeras. Mereka nampak antusias melihat kelihaian sakura menebak semua angka di kotak tanpa ada yang salah.

"BERIKAN HARTA KALIAN DAN JANGAN ADA YANG BERGERAK." Teriak segerombol orang  menggunakan pakaian hitam serta membawa senjata tajam tiba tiba  masuk di dalam tempat perjudian.

Sakura dan lain nya yang masih asik dengan kegiatan nya seketika berhenti.

Ditatapnya segerombolan itu.

The Transmigration Demon Captein Senju SakuraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang