Fall in Love

25.2K 1.2K 25

HABIS DENGERIN LAGUNYA BARBIE PRILLY JADI LANGSUNG PENGEN UPDATE.

    SEMOGA NGGA MENGECEWAKAN.

_________________________________________



•••

   Sebulan berlalu, Hubungan Ali dan Prilly semakin membaik. Memang sudah baik dan sekarang sakin membaik. Ali yang menepati janjinya, sebenernya ini bukan sekedar janji.

   Disinilah Ali sekarang, di sebuah ruangan ber AC dengan dominan warna putih yang memiliki lebar sepuluh meter persegi. Duduk dengan tenang menjadi pendengar yang baik untuk seorang mahasiswa dikala sang dosen menerangkan materi. Hal yang tak pernah ia lakukan dan kini menjadi rutinitasnya sebulan belakangan ini.

  "Baik sampai disini pertemuan hari ini, selamar siang " Ucap seorang Dosen.

  Sepeninggal sang Dosen semua pun berbondong bondong keluar dari ruangan yang ber AC tapi cukup membuat meteka gerah karna ocehan Dosen yang dianggab sangat membosankan.

    Ali masih asyik duduk di bangkunya, masih enggan beranjak dari tempatnya. Mengingat kejadian itu membuatnya sedikit drop. Tapi dia tak mau menyerah perjuangannya takkan terhenti hanya karna tersandung batu kerikil,

#Flashback.

   "Jadi kamu serius dengan gadis itu Li " tanya sasmita saat mereka tengah makan malam. Ini yang selalu dihindari Ali. Dia paling enggan untuk meebahas hal yang menurutnya ngga penting.

  "Serius atau enggak, Ali harap mami dan papi stop buat urusin kehidupan pribadi Ali " sahut Ali tenang.

  "Papi sudah duga, Mana mungkin gadis seperti itu akan menjadi pendamping kamu, dia hanya Alat untukmu mendapat fasilitas papi agar princes kesayanganmu itu tak terlantarkan, jadi sampai sebegitu besar pengorbananmu sama wanita itu, papi ngga nyangka anak kepala batu kayak kamu rela nglakuin apa aja sampai ngorbanin semuanya hanya "  ucapan Braham terhenti saat dentingan piring dengan sendok milik Ali menggema.

   "Stop pi, dia itu anak papi darah yang mengalir di tubuh kak Avy adalah darah papi dan mau sampai kapanpun kak Avy tetaplah punya hak  menyandang nama BRAHAM. Dan stop papa ikut campur kehidupan Ali, belum cukup buat papi apa yang sudah Ali tunjukin sebulan ini "

  Ali segera beranjak dari tempatnya, langkahnya terhenti ketika melihat sosok mungil yang selalu menemaninya belakangan ini.

  Gadis cantik yang tengah berdiri mematung dengan pandangan entah apa itu, matanya menatap tajam kearah Ali dengan nanar.

   "Prill " desis Ali.

Prilly menggeleng kuat kemudian berlari keluar dari ruangan itu. Ali yang sempat terkejut kemudian segera tersadar dengan langkah cepat Ali megejar Prilly.

   "Tunggu "

Ali meraih lengan Prilly membuat langkah nya terhenti.

   "Buat apa kamu ngejar aku, belum cukup kamu bohongin aku " cicitnya yang masih enggan untuk membalik tubuhnya.

  "Maksud lo apa sih, bohong.. !!! Bohong apaan " Ali memutar bahu Prilly.

  "Udah lah li , mungkin aku emang yang terlalu ke GR an, dan aku " Prilly menghela nafas sejenak "mungkin apa yang semalam kamu katakan itu hanya mimpi atau mungkin kamu ngigau " Prilly tersenyum getir.

   Setelah itu Prilly menepis tangan Ali dan segera masuk mobilnya kemudian bergegas keluar dari pekarangan rumah mewah ini.

   Ali segera masuk dengan emosi meletup letup.

AnnoyingBaca cerita ini secara GRATIS!