Neraka-Surga

80 1 0

"Rambut kamu bagus" yakaliiiiii baal jawaban macam apaa ituhhh "oh." "Bau rokok,ngerokok lagi?" Gaada jawaban,ozi malah cuma senyum,dasar setan. "Apasih gunanya ngerokok zii,20 tahun lagi bayangin deh hidup lo bakal kayak gimana?" "Lo mau?" Ozi nyodorin gue satu pak rokok,cewek gila emanggg "ahhhh capek gue ngomong sama lo zi,dari dulu gak ngerti-ngerti" "okay." Yakan percuma mau ngomong panjang kayak jembatan suramadu juga jawabnya gaakan sepanjang penggaris 30cm. *iqbaal sehat?* *alhamdulillah min* "dingin nih,turun yuk." "Gak." "Entar lo sakit,nanti gamasuk sekola terus gue ditannyain guru terus harus naik ke lantai 9 buat mencet bel yang ada didepan kamar lo,terus bang kiki bukain suruh masuk kekamar lo,entar gue nanya "ngapain gamasuk?" Terus lo cuma jawab "males." Terus kita diem2an pada akhirnya gue balik ke kamar gue terus harus sms ngingetin makan ter------ "se ngerepotin itu gue dimata lo?" DEG. "Udah deh baal,kalo lo emang tertekan temenan sama gue yaudah" "nggak gitu zi" "gue bisa urus hidup gue sendiri." "Ozi..." "jangan ganggu gue" "zi...." "pergi." "Gue..." "budek?gue bilang pergi" "gue turun dulu."

-Ozi pov-

Gue salah ya?ah kenapa bawaannya marah-marah mulu sih ziii,gue liat jam udah jam 5 aja,turun deh siap-siap ke neraka,eh gadeng sekolah maksutnyaa...

Nyampe apart heningg bgt yaiyalah orang cuma ada abang,mama sibuk kerja,papa?ishh hidup gue sangat sangat mengenaskan. "Dari mana dek?" "Biasa" "sama iqbaal?" Gue cuma berdehem males ngomong males ngapa-ngapain,pingin bolos atau ngerokok ditaman belakang sekolah hari ini gamau banyak mikir butuh ketenangan..#SMA tangkai jaya

"Oziiii....." gue liat Iqbaal lagi lari kearah gue,sambil manggil-manggil nama gue,ishhh ganteng-ganteng sarap. "Apa?" "Maafin gue ya zii,jangan marah dong pliss sebagai gantinnya gue turutin permintaan lo apapun" kata Iqbaal sambil ngos-ngosan "apapun?" "Iya." Gue tersenyum menang.

-Iqbaal POV-

Gue bergidik ngeri kalo ngeliat Ozi senyum kayak ginii,senyum setan.ahhh kenapa sih baal pake acara ngasih permintaan,huh. "Tapi satu aja ya zi.." "its okay tuan dhiafakhri" "jadii,eumm..apa?" "Titip tas ya,kalo ditanya bilang aja gue ke UKS sakit,okay?" "Ehh,tapi kan....." "bacot lo,katannya apapun." Gue liat ozii langsung lari,emang nih bocah "mau kemana lo?"tanya gue setengah berteriak "mau bikin kuburan lo baal" sial,pasti dia mau ngeokok lagi.....

-Ozi POV-

Surgaaaaaa,emang tempat terindah nih,gue langsung duduk sandaran di pohon flamboyan yang ada di belakang sekolah,duduk beralaskan daun kering berpadu dengan warna cantik bunga flamboyan yang gugur,hening,nyaman,hmmm.....surga bukan? Gue mulai menyalakan satu batang rokok dengan korek ditangan gue,gue ngebayangin pertama kali gue nyoba buat ngerokok sampek batuk-batuk entah kapan,gue lupa yang gue ingat saat itu juga gue,keluarga gue,hancur. "Eumm...ada orang juga yang tau tempat ini?" Gue bingung liat cowok berdiri didepan gue gak begitu jelas soalnya dia'---------------'


Lelaki misterius?

Saya tidak tau.

Girl DevilBaca cerita ini secara GRATIS!