#1

236 120 129
                                        

Happy reading semua

Kini seorang gadis sedang duduk di taman sambil menikmati terpaan angin yang menimpa wajah nya dan tak lupa ia selalu membawa novel nya kemanapun ia pergi

"Maurinnnnn" teriak dara sembari duduk di sebelah maurin

Gadis itu tak merespon teriakan dari sahabat nya ia lebih memilih fokus dengan novel nya dan tak menghiraukan teriakan itu

"Mau" panggil dara kepada maurin yang masih fokus dengan novel milik nya

"Hm" jawab maurin

"Kantin yuk" ajak dara

"Lo aja sanah yang ke kantin gue pengin di sini" jawab maurin

"Ish gak asik banget Lo. Lagian mata Lo gak cape apa baca novel Mulu?" ucap dara

"Gak tuh," jawab maurin dara ketus

"Ayo lah mau" bujuk dara

"Yaudh iya gue temenin" ucap maurin kepada dara

"Nah gitu dong dari tadi" jawab dara sembari menarik tangan maurin keluar dari area taman

Kini maurin dan dara sedang berjalan di area kantin yang cukup luas dan ramai

"Mau duduk dimana?" tanya dara kepada maurin

"Di pojok aja" usul maurin sembari menunjuk ke arah pojok

"Oce" jawab dara

Maurin pun memutuskan untuk duduk di tempat duduk pojok Karna ia tidak suka dengan kebisingan di kantin yang menurut nya itu tidak enak di dengar

"Lo mau pesen apa biar gue yang pesenin" tanya dara kepada maurin

"Es teh manis sama bakso" ucap maurin kepada dara dan fokus kembali dengan novel nya

"Oke klo gtu lo tunggu di sinih, gue pesenin dlu" ujar dara melenggang pergi

Setelah dara pergi maurin pun memutuskan untuk kembali membaca novel nya

Setelah menunggu lama akhirnya dara kembali membawa nampan berisi makan dan meletakkan nya di atas meja

"Nih pesenan lo" ucap dara sambil menaruh mangkok berisi bakso

"Makasih dar" jawab maurin sembari tersenyum lalu fokus kembali membaca novel nya

"Iya sama-sama" ucap dara menusuk bakso nya dengan garpu

Kini kantin menjadi sangat berisik Karna kedatangan moswanted sekolah siapa lagi kalo bukan arsen dan dilon

"Pangeran ku tambah ganteng aja"

"Masya Allah bening bgt"

"Suami gue tuh"

"Enak aja itu suami gue"

"Arsen mau gak jadi pacar aku?"

"Dilon tunjukin senyum nya dong"

Arsen dan dilon tetap melanjutkan jalan nya dan tak menghiraukan ocehan fans nya ia tetap fokus dan tidak berniat membalas satu pun

"Mau duduk di mana nih bro kantin dah pada penuh semua"tanya dilon pada arsen

"Kita duduk di sanah" ucap arsen sembari menunjuk bangku maurin dan dara

"Serius lo mau duduk sama anak kutu buku itu?" tanya dilon sembari memastikan ucapan sahabat nya itu

Maurin sandrinaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang