Seorang gadis cantik berjalan dengan seringai dibibir manisnya dan diiringin dua orang teman dibelakangnya, melangkah mendekati satu gadis yang duduk dibangku dekat kelas, tengah fokus mengoreksi tugas yang akan dikumpulkan dijam pertama nanti. Itu adalah penanda akan datangnya bencana, bukan bencana alam yg akan menyebabkan kematian melainnya bencana yg akan menyakiti seorang gadis yg bernama Alivia Salsabilah Aditama
Tiba-tiba saja buku tugas alivia direbut. Alivia langsung mendongak, melihat seorang yg menyeringai lebar didepannya.
"Lagi ngapain si? Masih pagi juga, ga usah so kerajinan lo. Dasar caper" ucapnya tersenyum miring
"Al balikin buku tugas aku, itu bakal dikumpulin kalau ga nanti aku dihukum" ucap Alivia gusar
"Wah kayaknya bakal seru ni, ngeliat lo dijemur ditengah lapangan karna ga ngerjain tugas" ucapnya dengan mata berbinar
"Jangan Al balikin bukunya"
saat Alivia itu hendak merebut buku tugasnya, namun sepertinya gadis itu seolah telah membaca pergerakannya dia mengangkat tinggi bukunya sehingga alivia sulit meraihnya
Gadis itu hendak membawa kabur buku tugas Alivia, namun buru-buru alivia mencekal lengannya " Balikin alin" pinta Alivia
Bruuk
Tanpa kasihan gadis itu mendorong bahu Alivia hingga terjatuh
" jangan setuh lengan gue dengan tangan kotor lo itu bitch" tekannya dengan mata tajam menatap Alivia
"Please balikin bukunya Al" pinta Alivia dengan mata yang berkaca kaca masih berjuang merebut kembali bukunya
"Lo bilang balikin, ga semudah itu! lo pasti bakal dihukum karna ga bawa PR hahaha"
Gadis itu dan kedua temannya tertawa jahat, kemudian ia melempar buku tugas alivia kepada temannya clara
Alivia menahan tangis mencoba mangambil bukunya yang kini diambil oleh clara namun dilemparkan kembali oleh clara kepada metta.
Alivia menjadi kucing-kucingan karena mengejar bukunya yang dilempar kesana kemari sedangkan ia hanya tertawa terhibur oleh drama ini
Alivia melompat, mencoba meraih bukunya yang dilemparkan keudara, tetapi gagal buku itu berhasil ditangkap oleh gadis itu
"Lo mau?" Tawarnya
Alivia mengangguk kemudian maju untuk mengambil, tetapi terlambat buku itu sudah disobek
"Ups, soryy gue sengaja hahaha" ucapnya
Alivia menegang ia menangis menatap nanar bukunya disobek-sobek berjatuhan kelantai
"Mampus lo" ejek clara menertawakan alivia
"Hahah rasain"metta tertawa senang sedangkan gadis itu hanya menatap sambil tersenyum miring
Semua orang hanya diam menyaksiakan, bagi mereka drama seperti sudah biasa terjadi pada alivia yang sering sekali dibully.
Mereka menatap alivia kasian tanpa berniat membantu karna tidak mau mencari masalah dengan pentolan disekolah ini
"Kenapa kalian jahat sama aku" tanya alivia menunduk menyamarkan tangisnya,
kemudian gadis itu maju dan mengangkat dagu alivia, hingga mata tajamnya bertatapan dengan mata alivia yg berkaca-kaca
"Kenapa?"
"Lo tanya kenapa? Harusnya lo mikir! kenapa gue lakuin ini semua sama lo. tanya sama diri lo sendiri bodoh!" ucapnya
Ia menatap alivia penuh kebencian kemudian menoyor kepala alivia dan pergi dari tempat itu
Sedangkan alivia hanya bisa menatap nanar kepergiannya sambil bergumam " maafin aku alin"
YOU ARE READING
SADTURNUS
Teen Fiction"Lucu ya lo yg nyakitin gw tpi orng taunya gw yg nyakitin lo" Warning!!!! JANGAN LUPA VOTE!!!
