Prolog

38 16 20
                                                  

"Pertemuan pertama yang singkat dan mengesankan. Tanpa sadar, takdir punya tujuan dengan itu semua."

Jakarta, 15 Maret 2020

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jakarta, 15 Maret 2020

"Boleh gue duduk di sini?" tanya seorang gadis yang menggunakan pakaian rumah sakit. Ia menatap sosok laki-laki tampan yang sedang menatap lurus ke depan. Sepertinya, laki-laki itu lagi banyak pikiran.

Dua menit telah berlalu, namun tidak terdengar sahutan apa pun dari laki-laki itu. Tanpa peduli jika nanti nya akan dimarah, gadis yang menyebut dirinya Acha itu pun langsung mendaratkan bokongnya tepat di samping laki-laki itu.

"Lo kenapa?" tanya nya menatap wajah itu dengan lekat. Sangat tampan. Sepertinya, laki-laki ini seumuran dirinya. "Mau cerita sama gue gak?"

Seperti di awal tadi, laki-laki itu tidak menyahut sedikit pun. Rasanya, lidah itu terasa kelu untuk sekedar menjawab iya atau tidak.

Terdengar helaan nafas dari gadis itu. Ia ikut menatap lurus ke depan yang menjadi objek perhatian laki-laki di sampingnya. "Terkadang, kita butuh teman untuk sekedar bercerita. Memendam sendirian itu menyakitkan. Gue pernah rasain, jadi Gue tau gimana rasa yang lo rasakan saat ini."

Ucapan yang dilontarkan oleh gadis itu pun mampu membuat laki-laki tadi memalingkan wajahnya menatap sang lawan bicara dengan datar. Tanpa diduga, laki-laki itu langsung berdiri. "Gak usah sok peduli, gue tau lo cuma penasaran."

Dengan kuat gadis itu menggelengkan kepalanya berkali-kali. "Gue peduli, kok, lo jang-

Perkataan gadis itu langsung terhenti kala laki-laki itu berjalan menjauhinya. Sombong sekali. Tapi tak lama kemudian gadis itu tersenyum menatap punggung yang perlahan menghilang itu.

"GUE YAKIN KITA BAKAL KETEMU LAGI."

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Crime [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang