EPILOG

44 3 0
                                    

Aku bersyukur atas takdir yang engkau berikan. Segala sesuatu yang terjadi pada diriku sendiri entah kebahagiaan atau pun kesedihan, karenamu aku belajar keikhlasan.

Terimakasih Allah, Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Terimakasih untuk sesuatu yang engkau berikan kepadaku. Termasuk memberikan pendamping hidup yang benar-benar mencintaiku karenamu.

Engkau hadirkan lelaki yang cintanya begitu tulus untukku. Kasih sayang dan perhatiannya tulus ia berikan untukku. Cintanya begitu besar kepadaku, meskipun lebih besar kepadamu.

Jika dia tak datang dalam hidupku, mungkin saat ini kisah cintaku terus menerus merasakan kesakitan.

Aku pernah berharap lebih kepada dia yang meninggalkanku. Aku pernah menaruh harapan kepada dia yang pernah menyakitiku. Aku pernah mencintai dia yang tega pergi dengan membawa sejuta hati. Sepernah ini aku berharap lebih, dan sesakit ini aku meratapi akhir yang tak ada kebahagiaan sedikit pun.

Namun takdir tak di duga datang karena-Mu. Engkau telah mendatangkan lelaki penyelamat yang berhasil masuk ke dalam hatiku dengan tekadnya yang kuat bisa menggantikan seseorang dari masa laluku.

Lelaki penyejuk yang mampu menenangkan hatiku, yang mampu membuatku merasakan lagi indahnya cinta. Lelaki yang kesabarannya selalu aku goyahkan karena sifat manjaku ini. Tetapi dia tetap mencintaiku meskipun aku mempunyai kekurangan.

Dia datang ketika aku sudah mati rasa dalam mencintai siapa pun. Namun dia datang dengan membawa cinta yang besar dan tak perduli di tolak ribuan kali pun. Sifatnya yang hamble dan selalu membuatku tersenyum membuatku percaya bahwa memang dialah yang engkau kirimkan untukku.

Dia Zaki Kalandra. Lelaki yang selalu bermanja ketika pulang kerja. Suami sholeh yang aku cintai. Suami penyabar dan selalu cemburuan. Dia begitu istimewa, cintaku padanya lebih besar dari gunung sekali pun.

Aku tak bisa menceritakannya begitu panjang lebar, biarkan aku yang mengetahui seberapa berharganya dia dalam hidupku.

Aku mencintainya, sangat mencintainya, dia mengajarkanku arti perjuangan yang sebenarnya. Arti dari pengorbanan yang dilalui oleh perjalanan yang menyakitkan.

Zaki suamiku sangat istimewa. Dia pelabuhan terakhir yang menjadi tempat perahuku berlindung untuk selamanya.

I love you Mas. Tetap menjadi suami super sabar yang selalu aku jaili. Jika nanti Mas baca buku ini, ingatlah bahwa aku selalu mencintaimu.

Jangan pernah berpaling dariku karena saat ini aku menjadi gemuk. Ets ini bukan salahku, karena saat ini ada buah hati kita yang tumbuh dalam rahimku. Dia sudah tumbuh besar dan sebentar lagi akan bertemu dengan kita Mas.

Kamu jangan pernah mengejek pipiku yang bertambah tembem. Dan jangan mengeluh aku berat jika aku ingin di gendong olehmu hehe. Aku mencintaimu Mas. Dan ingat jangan meledekku dengan sebutan 'Bumil gemuk!' Aku malu mas.

Mas aku ingin mengatakan bahwa aku takut jika melahirkan. Tapi aku percaya, ada Allah bersamaku. Ada kamu juga yang selalu menguatkanku, ada Ibu, Mami, Papi, dan semuanya yang selalu menyemangatiku.

Aku mencintaimu, hari ini, esok, dan selamanya. Aku akan terus berada di sisimu apa pun cobaannya. Aku akan terus ada bersamamu hingga ajal yang memisahkan kita.

Takdir Cinta Nadia [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang