Bab 1: Menjemputnya

19.1K 1.3K 61
                                              

Happy reading Fellas 💅

Bel pulang sekolah berbunyi nyaring di sebuah sekolah dengan gedung yang tinggi. Tulisan Hyades High School terpampang dengan jelas di depan gedung tersebut, menandakan bahwa itulah nama sekolah tersebut. Semua murid merayakan hari kebebasan mereka setelah delapan jam menuntut ilmu. Begitu juga dengan seorang pria dengan iris jelaganya yang mampu membius siapa saja ketika menatapnya.

Ketika ia lewat semua orang akan menyingkir, memberikan jalan kepadanya. Tidak ada yang berani menyapanya, bahkan mendekatinya. Mereka cukup tahu diri siapa diri mereka, kebanyakan gadis-gadis hanya akan mengagumi mereka dalam diam, mereka tidak punya nyali untuk menunjukkannya secara langsung kepada si pria tersebut.

Pangeran es Pratama begitulah julukan yang disematkan kepada pria tersebut, pria berdarah Inggris-Indonesia itu memiliki paras yang tidak bisa di bilang biasa saja.

Dia dewa! begitulah orang-orang melihatnya. Di umurnya yang ke-17 tahun ia berhasil membangun kerajaan bisnisnya sendiri, meskipun tidak sebesar yang dibangun oleh ayahnya, tapi hal itu cukup membuktikan bahwa si remaja tujuh belas tahun ini tidak bisa dibilang sebagai remaja biasa.

Jika neraka punya Lucifer sebagai mimpi buruk mereka, maka dunia punya seorang Leovan Alden Pratama. Sosoknya dingin dengan tampang datarnya itu menjadi ciri khas dari seorang pria yang akrab disapa Leo.

Siapa yang tidak kenal Leo? anak dari pasangan Adrian dan Kiarra ini berhasil menyita publik di umurnya yang ke-tujuh tahun, saat ia hadir pada rapat pemegang saham. Leo terkenal akan sifatnya yang kejam, ia paling benci basa-basi. Leo bisa menghancurkan siapa saja yang menghalangi jalannya, itulah yang publik lihat darinya.

"Leo!" panggil seorang laki-laki.

Leo menghentikan langkahnya dan menatap pria tersebut, ia menaikkan satu alisnya seolah bertanya ada apa.

"Ck, lo ngomong kek. Jadi takut gue lo bisu" ucap pria tersebut.

"Apa?" tanya Leo singkat, padat, dan jelas.

"Ke markas gak?" tanya pria tersebut.

"Ya jelas enggak lah. Kan Leo mau jemput seseorang" timpal seorang laki-laki.

Mereka adalah Raja dan Arsen, sahabat dari Leo sejak mereka masih kecil. Itu tidak mengherankan, mengingat ayah mereka juga bersahabat.

Raja Emmanuel, anak dari pasangan Daniel Emmanuel dan Mikaela Christa Emmanuel. Umurnya 17 tahun, sekelas dengan Leo. Kalau menjadi playboy adalah sebuah dosa, maka Raja akan masuk ke neraka yang paling dalam. Pasalnya, cowok itu mengganti pacarnya layaknya celana dalam. Sehari tiga kali.

Kalo kata Raja cewek itu kayak sempak, kalo nggak cocok ya tinggalin aja cari yang cocok.

Aduh Raja kamu ini jamet sekali.

Mari kita beralih ke sahabat kedua dari seorang Leovan. Namanya adalah Arsenio Raffael, anak dari pasangan Alexander Raffael dan Agatha Anya Raffael ini merupakan sosok pecinta bunga.

Iya. Pecinta bunga, kalian tidak salah baca kok.

Sangat tidak cocok dengan kedua temannya itu, Arsen seperti ayahnya, memiliki sifat yang polos namun bandel seperti sang ibu.

"Oh iya, kemaren ultah lo yang ke-17 ya" ucap Raja mengingat-ingat kembali pesta ulang tahun yang diselenggarakan mewah itu.

"Adek lo cakep disana" ucap Arsen.

"Ngomong apa lo bangsat?" tanya Raja emosi.

"Santai dong, bukannya lo udah punya pacar? boleh lah gue deketin adeknya Leo" pancing Arsen.

MY AURORATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang