|
||||||||
![]() |
||||||||
|
|
||||||||
|
|
15
ALFRED HITCHCOCK
TRIO DETEKTIF MISTERI NAGA BATUK THE MYSTERY OF THE COUGHING DRAGON by Alfred Hitchcock KATA pendahuluan ini semata-mata untuk memperkenalkan Trio Detektif pada pembaca yang baru sekali ini hendak mulai mengikuti kisah petualangan mereka yang selalu mengasyikkan. Jadi pembaca yang sudah tahu siapa mereka, tentu saja tidak perlu lagi membaca halaman ini. Trio Detektif merupakan sekelompok penyelidik remaja yang gigih. Meski mereka amatir, tapi sangat tangguh dalam mencapai tujuan mereka. Dan tujuan mereka adalah menyelidiki misterimisteri. Pemimpin mereka Jupiter Jones, la sendiri yang mengatakan begitu. la pula yang merupakan "otak" Trio Detektif. Pete Crenshaw, yang bertubuh paling kekar di antara mereka bertiga, biasanya melakukan tugas yang menghendaki ketangguhan jasmani. Sedang Bob Andrews menangani bagian Catatan dan Riset. Ketiga remaja itu bertempat tinggal di Rocky Beach, sebuah kota kecil di tepi Samudra Pasifik, beberapa mil dari kota film terkenal di Amerika Serikat, Hollywood. Mereka bermarkas di sebuah karavan yang sudah diubah menjadi kantor. Karavan itu tersembunyi letaknya di Jones Salvage 7 KATA PENDAHULUAN Yard, suatu tempat perjualbelian barang-barang bekas, yang diusahakan oleh paman dan bibi Jupiter. Dalam karavan tersembunyi itu ada kantor dan laboratorium kecil, kamar gelap, serta peralatan hasil rakitan ketiga remaja itu sendiri, dari barang-barang bekas yang bertumpuk-tumpuk di kompleks itu. Karavan itu hanya bisa dimasuki lewat berbagai lorong rahasia. Hanya ketiga remaja itu saja yang bisa melewati lorong-lorong itu, tanpa tersangkut-sangkut. Nan! Rasanya itu sudah cukup sebagai perkenalan. Sekarang, silakan menikmati kisah petualangan Trio Detektif yang terbaru. Alfred Hitchcock 8 Bab I AWAL YANG MISTERIUS "AKU ingin tahu," kata Jupiter Jones pada suatu pagi, "langkah-langkah mana yang kita ambil, jika kita hendak melakukan perampokan terbesar yang pernah terjadi di daerah sini." Kedua temannya bereaksi dengan gerakan kaget. Tumpukan kartu kecil-kecil yang saat itu hendak dimasukkan oleh Bob Andrews ke dalam mesin cetak tua milik ketiga remaja itu terlepas dari tangannya, sehingga jatuh berhamburan. Pete Crenshaw, yang sedang membetulkan sebuah radio usang, tersentak. Obeng yang dipegangnya melenceng ke samping. "Apa katamu?" tanya Pete, sambil mengusapusap goresan yang ditinggalkan mata obeng pada kayu penutup sisi belakang radio. "Aku mengatakan, aku ingin tahu langkah mana saja yang kita ambil, jika kita ingin melakukan perampokan terbesar yang pernah terjadi di daerah sini," kata Jupiter mengulangi kalimatnya. "Itu jika kita ini penjahat ulung." "Sementara kau sedang mereka-reka ha! itu," kata Pete, "coba kaupikirkan sekaligus apa yang terjadi dengan diri kita, jika kita tertangkap. Aku pernah mendengar ? entah di mana ? bahwa 9 kejahatan itu pada hakikatnya tidak membawa faedah. Bob Andrews memunguti kartu-kartu yang berhamburan di tanah. "Kurasa kita tidak berbakat menjadi penjahat ulung, Lihat saja aku ini ? memasukkan kartu-kartu ke mesin cetak saja sudah tidak bisa!" "Aku juga hanya mereka-reka kemungkinannya saja," kata Jupiter. "Kita ini kan penyelidik! Tadi tiba-tiba timbul pikiran, jika kita bisa merekareka kejahatan yang terencana rapi, nanti jika harus melakukan pengusutan, sedikit-banyak kita kan sudah mengetahui liku-likunya. Kita hanya perlu membalikkan cara berpikir kita, seolah-olah kita ini penjahat ulung." Pete mengangguk. "Idemu itu bagus, Jupe," katanya. "Tapi aku sekarang perlu membalikkan jalan pikiran pemiiik terakhir dari radio ini terlebih dulu. la mencoba membetulkan radio ini ? tapi hasilnya malah tidak keruan! Kalau ini sudah beres, aku mau saja main ulung-ulungan bersamamu." Ketiga remaja yang menamakan diri mereka Trio Detektif itu sedang berada di bengkel Jupiter, yang terdapat di dalam kompleks Jones Salvage Yard. Bengkel itu terpencil letaknya, dan dinaungi atap selebar kurang-lebih dua meter, yang menjorok dari tepi atas pagar tinggi yang mengelilingi kompleks. Mereka sedang sibuk bekerja, memperbaiki barang-barang bekas yang dibeli Paman Titus. Sebagian dari keuntungan hasil 10 kerja mereka dijadikan uang saku, sedang selebihnya dipakai untuk melengkapi peralatan kantor mereka, seperti pesawat telepon, misalnya. Pete mengencangkan sebuah sekrup pada radio yang sedang diperbaikinya. Setelah itu dengan bangga diperlihatkannya hasil kerjanya pada
|
|
||||||
|
© WP Technology Inc. 2009
User-posted content is subject to its own terms. |