Halaman sebelumnya of 3Halaman selanjutnya

Sejenak bersama mama

spinner.gif

Sejenak bersama Mama (Semalam Bersama Mama
Jumat siang, sepulang dari kuliah, saya diajak ibu kepesta perkawinan keluarga di luar kota, yang jaraknya kurang lebih 200 km atau 4 jam perjalanan mobil kalau tidak lagi macet, perjalanan yang cukup jauh melewati Puncak. Pesta keluarga rencananya dilangsungkan sebentar Malam jam 19.00. sampai selesai. dan diperkirakan jam 22.00 akan selesai dan kami merencanakannya langsung pulang lagi ke rumah di Jakarta. Sukurlah Sewaktu berangkat kami tidak mengalami hambatan yang berarti , Sesampai di tempat Pesta..kami berdua membaur dengan para sahabat dan keluarga, banyak yang mengagumi kecantikan Ibu. Karena para sahabat dan keluarga hampir seluruhnya datang berpasangan atau suami isteri , hanya kami berdua Anak dan Ibu, Malah ada yang bercanda bahwa pasangan Kami (saya dan Ibu Kandungku) adalah ibarat pasangan suami isteri yang sangat serasi. Pokoknya diantara Keluarga dan sahabat , kami lah yang menjadi fokus pandang . Lebih wow... dibandingkan mereka yang sementara duduk dipelaminan malam itu.

Memang Kecantikan ibu tidak ada duannya, melebihi kecantikan tamu2 sebayanya yang hadir malah masih lebih cantik dan seksi dibandingkan Ibu-Ibu 10 tahun lebih mudah dari Ibu, walau pun sebenarnya Ibuku sudah terbilang umur 40 tahun. Ibu selalu menjaga kesehatan dan tidak pernah melupakan senam, Kalau dirumah selalu merawat tubuhnya, agar tetap fit ,cantik dan seksi.

Tepat jam 22.00 , kami pun pamitan untuk pulang, maklum rumah sangatlah jauh  dan bila tidak ada halangan mungkin sampainya dirumah sudah tengah malam atau  jam 02 Pagi..... setelah basa-basi dan pamit kepada semua keuarga, tepatnya setengah jam kemudian pk 22.30, kami telah meninggalkan tempat pesta dan saya langsung menancap mobil untuk pulang.

Dalam perjalanan pulang, Ibu selalu mengingatkanku.. hati2 .. jangan terlalu kencang .. sayang !!!,  jalannya sangat licin karena hujan yang turun mulai deras, mana lagi mendekati puncak  mulai berkabut. Tiba2 sesuatu yang kami tidak harapkan, stir mobil kurasakan sangat berat, " Aduh Mami...,  Ban Mobilnya Kempes...", secara refleks Ibuku menjawwabnya " Cepat pinggirkan mobil kehalaman hotel terdekat ... ntar nggak keburu ... bisa -bisa kita ngadat di jalan .. mana hujan deras lagi"... iya Mam "jawabku singkat ... sambil berbelok memasuki salah satu hotel berbintang yang ada di Kaki Lereng ...Puncak.

Sebelum kami keluar dari mobil, Ibuku berkata, .. " Sayang, kalau Ban Mobilnya Kempes dan gak bisa ditolong lagi..., kita harus menginap di Hotel ini, Besok pagi aja perjalanan kita lanjutkan", dan memang keadaan yang mengharuskan kami untuk singgah bermalam...di hotel berdua dengan mama

Kami berdua dijemput dan diantar ke Resepsionis... , dan untuk mengurangi kecurigaan ,Ibuku langsung mencatat identitas kami berdua sebagai suami isteri , Ibu mengerling kepadaku.. sambil mengeluarkan Credite Cardnya untuk digesek sebagai jaminan nginap  hotel 1 Malam.

Setiba di Kamar, .. mama langsung tersenyum manis dan berkata.." Sayang... jangan macam2 yah!!!, walaupun ditempat pesta tadi malam , mereka bercanda katakan kita seperti pasangan suami isteri dan di resepsionis , mama juga mengatakan kita suami isteri , tetapi kamu tetap anak mama.. nggak boleh macam2 sama mama. yah !! .. spontan saya menjawab " OK!! sayang..Mamaku..,  yang cantik " . Entah dari mana datangnya keberanianku untuk merayu Ibuku, walaupun itu saya sampaikan secara bercanda ... tetapi kalau dipikir, wah bisa berabe juga .. sekamar di Hotel dengan Ibu Kandung yang cantik dan seksi.. pasti dugaan orang kalau bukan Suami Isteri yang kemalaman pastilah peselingku  yang kaya , dan yang jelas pastilah mereka memanfaatkan waktu yang sangat panjang untuk bersatu tubuh.., dan menikmati kesenangan .. sepuas-puasnya jauh dari keramaian dan orang yang mengenalnya,  tidak ada dugaan ketiganya...

Pikir2 praduga orang, tak terasa Yuniorku menegang..makin kencang .. kayaknya setan setan berahi mulai menguasai fikiranku...membuatku hampir salah tingkah..., tiba2 Ibuku berkata " Mama Mau Mandi dulu yah.., tolong bukakan korset mama", wowww.. setan penggoda makin kuat, " iya.. iya.. Mam" sahutku agak bergetar, sambil membuka korset Mama dan melirik buah dadanya dari samping belakang, dalam hatiku berkata, walaupun mama tidak menggunakan korset tetapi cetakan tubuhnya sangat sempurna, Pinggang yang ramping bak pinggang anak perawan yang diikuti dengan pinggul lebar yang sangat serasi dengan tonjolan buah dada mama yang masih tegak menantang kedepan, ditambah lagi kulit Mama putih tak bernoda sangat halus dan harum..., Pastilah semua laki-laki ingin menikmati keindahan dan kesempurnaan alam yang ada pada Mama...tanpa kecuali termasuk saya, anak kandungnya....

Halaman sebelumnya of 3Halaman selanjutnya

Komentar dan Ulasan

Login or Facebook Sign in with Twitter
library_icon_grey.png Tambah share_icon_grey.png Berbagi

Media

Sejenak bersama mama

Siapa yang Membaca

Disarankan